- Pemkab Sanggau akan menyelenggarakan Pawai Obor Terbesar pada 16 Februari 2026 menyambut Ramadan 1447 H.
- Kegiatan yang dipusatkan di Istana Surya Negara Sanggau ini menargetkan minimal 3.000 peserta.
- Acara ini diharapkan menjadi simbol persatuan masyarakat Sanggau di tengah keberagaman sosial dan keagamaan.
SuaraKalbar.id - Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali mencatatkan agenda budaya dan keagamaan berskala besar. Pada Senin malam, 16 Februari 2026, Pemkab Sanggau bersama masyarakat akan menggelar Pawai Obor Terbesar Sanggau 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Acara ini dipusatkan di kawasan bersejarah Istana Surya Negara Sanggau.
Ketua Panitia Pelaksana, Gusti Baiturrahman, menjelaskan bahwa panitia menargetkan sedikitnya 3.000 peserta akan memadati rute pawai.
Selain itu, 40 organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, jamaah masjid dan surau, serta sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kota Sanggau juga turut serta.
“Kami menargetkan sedikitnya tiga ribu peserta akan memadati rute pawai tahun ini. Momentum kali ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan malam perayaan Imlek. Ini menunjukkan betapa indahnya keberagaman di Sanggau,” katanya melansir suarkalbar, Selasa, 10 Februari 2026.
Pihaknya telah menyiapkan ribuan obor gratis bagi para peserta yang telah memiliki kupon, serta berbagai doorprize menarik dengan hadiah utama yang sangat spesial.
Dukungan penuh juga datang dari Tokoh Kerajaan Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara, Gusti Arman, yang menjamin kegiatan akan berlangsung dengan standar keamanan ketat dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak.
“Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan simbol persatuan masyarakat Sanggau dalam bingkai religiusitas dan keharmonisan sosial,” kata Gusti.
Dengan demikian, masyarakat Sanggau diundang untuk turut serta dalam acara Pawai Obor Terbesar ini dan merayakan menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kerukunan.
Berita Terkait
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah
-
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Setelah Heboh Protes Juri LCC Kalbar, Josepha Alexandra Akui Hidupnya Berubah