- Persiapan bahan makanan sejak malam hari mempersingkat waktu memasak untuk menu sahur dan buka puasa.
- Gunakan metode masak sehat seperti merebus atau mengukus, hindari konsumsi berlebihan makanan manis.
- Terapkan perencanaan menu mingguan untuk mengontrol belanja dan menjaga kesegaran bahan makanan.
SuaraKalbar.id - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa. Salah satu tantangan terbesar adalah menyiapkan menu buka puasa dan sahur yang sehat, praktis, serta bergizi seimbang.
Tanpa perencanaan yang tepat, waktu memasak bisa terasa melelahkan dan pilihan makanan cenderung kurang sehat.
Melansir situs baznas, agar lebih praktis dalam menyiapkan menu buka puasa dan sahur, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Siapkan Bahan Makanan Sejak Malam Hari
Dengan menyiapkan bahan makanan sebelumnya, waktu memasak bisa lebih singkat dan efisien.
Gunakan Metode Masak yang Sehat
Hindari menggoreng makanan secara berlebihan. Sebagai gantinya, gunakan metode memasak seperti memanggang, merebus, atau mengukus.
Pilih Makanan yang Mudah Diolah
Pilih bahan makanan yang tidak memerlukan waktu lama untuk dimasak agar persiapan lebih praktis.
Batasi Konsumsi Makanan Manis Berlebihan
Meskipun makanan manis bisa memberikan energi cepat, terlalu banyak konsumsi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi kesehatan.
Perbanyak Sayur dan Buah
Sayur dan buah membantu menjaga keseimbangan gizi serta mendukung pencernaan yang lebih sehat selama berpuasa.
Untuk hasil maksimal, terapkan sistem meal planning mingguan. Buat daftar menu buka puasa dan sahur selama 7 hari agar belanja lebih terkontrol dan tidak impulsif. Simpan bahan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kesegaran.
Dengan strategi ini, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga menghemat biaya pengeluaran selama Ramadan.
Berita Terkait
-
Mengajari Anak untuk Puasa dan Taqwa Lewat Buku Ramadan for Everyone
-
Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda