- Gok Yesodharan menyarankan fokus olahraga saat puasa untuk mempertahankan kebugaran, bukan peningkatan kondisi fisik.
- Waktu latihan ideal adalah 90 menit sebelum berbuka, menghindari aktivitas intensitas tinggi seperti HIIT.
- Perencanaan nutrisi saat sahur dan berbuka harus memprioritaskan karbohidrat cepat serap dan protein berkualitas.
"Jika ingin melakukan terapi kontras, lakukan saat tidak berpuasa agar Anda bisa langsung menghidrasi tubuh," katanya.
7. Pastikan hidrasi efektif
Hindari hanya minum air dalam jumlah besar sekaligus saat sahur, sebab tubuh hanya bisa menyerap air dalam jumlah tertentu dalam satu waktu. Tambahkan sedikit garam laut atau tablet elektrolit ke dalam air.
"Ini membantu hidrasi sel dan mencegah efek flush (air cepat terbuang). Sebisa mungkin hindari kafein karena bersifat diuretik dan dapat membuat Anda lebih cepat dehidrasi di siang hari," ujar Gok.
8. Jaga kesehatan mental
Selain mengupayakan tidur berkualitas dan melonggarkan diri dengan mengurangi intensitas latihan, Gok mengatakan bahwa mengonsumsi makanan bergizi seimbang juga penting untuk menjaga suasana hati.
"Jika Anda fokus berbuka dengan makanan padat nutrisi dan energi yang dilepas perlahan, bukan makanan yang menyebabkan lonjakan gula darah lalu turun drastis, suasana hati akan lebih stabil dan tubuh terasa lebih kuat, bukan sekadar bertahan dalam kondisi kehabisan energi," katanya.
9. Atur tidur
Ramadhan sering kali membuat pola tidur terpecah. Jadi, menurut Gok, sebaiknya mengusahakan tidur secara solifasik (tidur dalam beberapa sesi pendek). Tidur siang 20–30 menit dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif dan kesiapan fisik untuk latihan di malam hari.
10. Dengarkan tubuh
Perhatikan sinyal darurat dari tubuh. Segera hentikan olahraga jika kepala pusing berat atau terasa melayang, jantung berdebar kencang dan tidak melambat saat istirahat, kram (tanda kekurangan elektrolit parah), atau mual dan keringat dingin.
Berita Terkait
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026