- Aktivitas perdagangan ternak di Pasar Hewan Cot Iri Aceh Besar meningkat menjelang tradisi Meugang Idulfitri 2026.
- Harga hewan ternak naik signifikan, dipengaruhi peningkatan permintaan dan dampak bencana hidrometeorologi akhir 2025.
- Kenaikan harga ternak diperkirakan akan menyebabkan harga daging selama tradisi Meugang Idulfitri menjadi lebih tinggi.
SuaraKalbar.id - Menjelang tradisi meugang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, aktivitas perdagangan hewan ternak di Pasar Hewan Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona, Kabupaten Aceh Besar mengalami peningkatan signifikan.
Fauzan, petugas distribusi di Pasar Hewan Cot Iri, menjelaskan bahwa jumlah hewan ternak yang masuk ke pasar meningkat cukup drastis dibandingkan hari biasa.
"Hari ini, distribusi hewan ternak yang diperdagangan lebih dari 50-an ekor. Sedangkan hari biasa berkisar 30 hingga 40-an ekor. Penindakan ini biasa terjadi jelang tradisi meugang," katanya, melansir Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
Pasar Hewan Cot Iri beroperasi setiap Sabtu. Pasar hewan ini dikelola Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar melalui Bidang Peternakan. Hewan ternak yang diperdagangkan di pasar tersebut umumnya berasal dari peternak lokal.
"Hewan ternak yang diperdagangkan di pasar ini dominan sapi dan kambing serta berasal dari peternak lokal seperti Krueng Barona, Krueng Raya, dan lainnya. Kalau ternak dari luar Aceh Besar, biasanya di Pasar Hewan Sibreh, yang beroperasi setiap Rabu," ujar Fauzan.
Abdul Jalil, pedagang ternak mengatakan ada kenaikan harga hewan ternak berkisar Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan menjelang tradisi meugang Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan terjadi karena permintaan meningkat.
"Untuk harga sapi ukuran sedang, pada hari biasa dijual Rp16 jutaan, saat ini naik menjadi Rp18 jutaan. Sedangkan ukuran besar, jelang tradisi meugang sekarang ini mencapai Rp30 jutaan dari sebelumnya dari Rp27 jutaan," katanya.
Sementara itu, Abdullah, pedagang daging, mengatakan peningkatan harga hewan ternak juga dipengaruhi oleh bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Aceh pada akhir November 2025.
"Saat bencana, banyak hewan ternak seperti sapi mati. Dan ini turut berdampak pada permintaan hewan ternak untuk kebutuhan tradisi meugang menjelang Idul Fitri maupun pada hari biasa," katanya.
Menurutnya, peningkatan harga hewan ternak tersebut berdampak pada harga daging saat tradisi meugang yang berlangsung dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri pada pekan depan.
"Biasanya, harga daging pada saat tradisi meugang naik dari Rp150 ribuan menjadi Rp170 ribuan per kilogram. Untuk tradisi meugang Idul Fitri ini kami perkirakan lebih tinggi lagi karena persediaan hewan ternak jauh berkurang setelah bencana," kata Abdullah.
Berita Terkait
-
Waduh! Studi Temukan Bukti Hewan Ternak Makan Sampah Plastik, Bahayanya Apa Buat Kita?
-
Mendagri Tito Dapat Gelar Kehormatan "Petua Panglima Hukom" dari Lembaga Wali Nanggroe Aceh
-
Balas Dendam, Santri Korban Bullying Ngamuk Bakar Ponpes di Aceh Besar, Begini Kronologinya!
-
Korupsi Wastafel, Anggota DPRK Aceh Besar jadi Tersangka usai Polisi Dapat 'Restu' Muzakir Manaf
-
Terjaring Razia Moral, Dua Pria dan Wanita Ini Dicambuk di Aceh Besar! Ini Kesalahan Mereka...
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Saat Warga Kalbar Berbondong ke Emas, Benarkah Tabungan Biasa Mulai Ditinggalkan?
-
Rp170 Miliar Uang Negara Kasus Bauksit Diselamatkan, Tapi Kejati Kalbar Belum Tetapkan Tersangka
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
10.533 Voucher Telkomsel Hilang di TAP Sosok, Kerugian Capai Rp208 Juta
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun