- Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Pontianak, menimbulkan keresahan publik mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).
- Wali Kota Pontianak melakukan sidak dan menyatakan stok BBM aman, meskipun distribusi sempat mengalami kendala di lapangan.
- Kombinasi kendala distribusi dan peningkatan konsumsi menyebabkan antrean panjang, menciptakan realita berbeda dengan pernyataan resmi.
SuaraKalbar.id - Pemandangan antrean panjang sempat terjadi di SPBU Pontianak. Kendaraan mengular, waktu tunggu makin lama, dan satu pertanyaan terus berulang di tengah warga, apakah BBM benar benar tidak langka.
Di satu sisi, pemerintah memastikan stok aman. Di sisi lain, antrean justru belum juga hilang. Di antara dua kondisi ini, publik dikhawatir pada ketidakpastian.
Sejumlah SPBU di Pontianak sempat dipadati kendaraan. Warga rela antre berjam jam hanya untuk mendapatkan BBM, bahkan di luar jam sibuk. Situasi ini menjadi bukti nyata bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan normal, terlepas dari apa pun penjelasan resmi yang disampaikan.
Tidak sedikit warga yang mulai merasa khawatir. Kebutuhan mobilitas yang tinggi membuat BBM menjadi kebutuhan utama, apalagi menjelang Lebaran. Kondisi antrean yang terus terjadi memunculkan kekhawatiran bahwa pasokan bisa saja tidak mencukupi jika situasi ini berlanjut.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turun langsung melakukan sidak ke depot Pertamina. Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah menyatakan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi masih berjalan. Namun, pernyataan ini belum sepenuhnya menjawab keresahan warga yang masih menghadapi antrean setiap hari.
Pemerintah mengakui adanya kendala distribusi yang sempat terjadi di lapangan. Selain itu, peningkatan konsumsi serta pembelian dalam jumlah lebih besar dari biasanya ikut memperpanjang antrean.
Kombinasi dua faktor ini membuat kondisi di SPBU terlihat seperti kelangkaan, meski secara data disebut tidak demikian.
Situasi ini menempatkan warga pada dua realita yang berbeda. Secara resmi, stok BBM dinyatakan cukup namun di lapangan, antrean panjang sempat terjadi.
Pontianak hari ini bukan hanya soal antrean BBM, tetapi juga soal kepercayaan terhadap kondisi yang sebenarnya. Ketika antrean sempat menjadi pengalaman nyata, sementara penjelasan resmi mengatakan semuanya aman.
Baca Juga: Hujan Ringan Guyur Samarinda, Waspada Hujan Petir di Pontianak dan Banjarmasin
Jika kembali terjadi antrean, pertanyaan yang sama akan terus muncul di benak warga. Benarkah BBM tidak langka, atau kita sedang melihat tanda awal dari sesuatu yang lebih besar.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Video Viral Soal Penjarahan SPBU Pertamina Hanyalah Aksi Demo Warga Balongan
-
Menkeu Desak Pertamina Bangun Kilang Baru, Kurangi Ketergantungan Impor BBM
-
Hasil Panen Hilang, Hidup Terguncang: Derita 299 Nelayan
-
Baru 2 dari 30 SPBU di Samarinda Punya Kamera Pengawas, Pemkot Desak Pertamina Bertindak
-
BBM Langka, SPBU Kurang: Balikpapan di Tengah Krisis Energi Perkotaan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap