- Perawatan awal penting; gantung baju olahraga di tempat terbuka setelah dipakai agar kering dari kelembapan penyebab bau.
- Saat mencuci, balik pakaian, cuci terpisah dari katun, gunakan suhu rendah, dan hindari pelembut pakaian kimiawi.
- Kurangi frekuensi cuci mesin; beberapa kali pemakaian ringan cukup dibilas manual, lalu hindari pengering bersuhu panas.
SuaraKalbar.id - Banyak orang mengira baju olahraga harus langsung dicuci setelah dipakai. Padahal, cara tersebut tidak selalu tepat. Salah perawatan justru membuat bahan cepat melar, bau membandel, hingga daya serap keringat menurun.
Kenapa Baju Olahraga Tidak Boleh Langsung Dicuci?
Sebagian besar pakaian olahraga dibuat dari bahan sintetis seperti polyester atau spandex yang memiliki struktur serat berbeda dari kain biasa. Serat ini dirancang cepat kering dan elastis, tetapi sensitif terhadap panas dan bahan kimia tertentu.
Jika langsung dicuci tanpa perlakuan awal maka keringat menempel lebih kuat, bau jadi sulit hilang, elastisitas menurun, dan warna cepat pudar.
Karena itu, perawatan awal sebelum mencuci sangat penting agar fungsi kain tetap optimal.
1. Angin-anginkan Dulu Setelah Dipakai
Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah tidak langsung memasukkan baju olahraga ke keranjang cucian tertutup. Yang sebaiknya dilakukan adalah gantung di tempat terbuka, biarkan kering dari keringat, hindari dilipat saat masih lembap. Kelembapan adalah penyebab utama bau tidak sedap pada pakaian olahraga.
2. Balik Bagian Dalam Sebelum Dicuci
Membalik baju olahraga sebelum mencuci membantu melindungi warna luar, membersihkan area yang paling kotor, mencegah serat cepat rusak. Cara ini direkomendasikan karena bagian dalam pakaian adalah area yang paling banyak menyerap keringat.
3. Pisahkan dari Pakaian Katun
Serat katun bisa menempel pada kain sintetis dan mengurangi kemampuan sirkulasi udara pada baju olahraga. Idealnya cuci terpisah, gunakan mode lembut, suhu 30–40°C saja. Suhu rendah membantu menjaga elastisitas tetap stabil.
4. Hindari Pewangi dan Pelembut Pakaian
Ini kesalahan paling umum. Pelembut pakaian bisa menutup pori serat kain, mengurangi daya serap keringat, membuat bau lebih cepat muncul Sebagai gantinya gunakan deterjen khusus pakaian olahraga jika tersedia.
5. Jangan Terlalu Sering Dicuci Mesin
Tidak semua baju olahraga harus masuk mesin cuci setiap selesai dipakai. Alternatifnya adalah bilas manual, rendam air dingin, cuci mesin setelah 3–4 kali pemakaian ringan. Cara ini membantu memperpanjang umur pakaian olahraga secara signifikan.
Berita Terkait
-
Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen
-
Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut
-
Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal
-
Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali
-
Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi
-
3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar