Psikolog Dampingi Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJ182 di Bandara Supadio

Setidaknya ada 5 psikolog yang disiagakan.

Husna Rahmayunita
Minggu, 10 Januari 2021 | 12:24 WIB
Psikolog Dampingi Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJ182 di Bandara Supadio
Keadaan terkini di Bandara Supadio Pontianak (antara)

SuaraKalbar.id - Keluarga korban Sriwijaya Air jatuh yang menunggu informasi di Bandara Supadio, Kalimantan Barat mendapat mendampingan dari psikolog.

Setidaknya ada lima orang psikolog yang telah disiagakan di posko kecelakaan pesawat. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Sutarmidji meninjau Posko Ante Mortem yang melakukan identifikasi dari keluarga korban Pesawat Udara Sriwijaya Air SJ 182 di Gedung Serba Guna Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Minggu (10/1/2021).

"Saya melihat dari proses yang ada di Posko Ante Mortem ini sudah sesuai standar operasional. Di posko juga sudah ada lima psikolog," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:Badan Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Gubernur Sutarmidji memastikan pemerintah provinsi siap membantu dan berkoordinasi dengan para pihak agar penanganan dan lainnya berjalan.

"Kita berharap semua pihak ikuti proses dan prosedur yang ada. Dari data penumpang yang ada, sebagian besar adalah warga Kalbar," kata dia.

Sementara itu Kapolda Kalbar Irjen Remigius Sigit Tri Hardjanto yang bersamaan melakukan pemantau di posko memastikan pihak juga terus bersinergi dan berkoordinasi.

Gubernur Kalbar dan Polda Kalbar mematau Posko Ante Mortem di Bandara Supadio Pontianak di Kubu Raya (Antara/Dedi)
Gubernur Kalbar dan Polda Kalbar mematau Posko Ante Mortem di Bandara Supadio Pontianak di Kubu Raya (Antara/Dedi)

Adapun mengenai kepastian tentang maskapai Sriwijaya Air, pihaknya masih menunggu keputusan resmi Basarnas.

"Polda Kalbar terus sinergi dan menunggu pengumuman resmi Basarnas," kata dia.

Baca Juga:Warganet Bagikan Tulisan Pilot Sriwijaya Air SJ182: Jangan Lupa Salat Subuh

Sejak kemarin pihaknya telah melakukan sejumlah langkah dan pola pengamanan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini