“Seharusnya Nam, namun kemudian dialihkan ke Sriwijaya Air, juga telat sehingga berangkat pukul 13.00 WIB,” jelasnya.
Vivi menjelaskan, pukul 12.30 WIB ia sempat menghubungi suaminya, dan mengatakan akan berangkat pukul 13.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB dia menghubungi tidak ada jawaban.
“Saya hubungi ceklist. Kemudian saya tanya teman sekantornya, katanya perjalanan hanya 1,5 jam,” ujarnya sambil menjelaskan setelah itu tidak bisa menghubungi suaminya.
Sementara wawak korban, Haritun Insiah menjelaskan Rion baru saja pulang libur dan hendak kembali ke Kalimantan.
Baca Juga:Sang Kakak Ungkap Firasat Sebelum Fadly Satrianto Jadi Korban Sriwijaya Air

Awalnya keluarga mendapatkan informasi dari kerabat Vivi di Jakarta tentang pesawat jatuh. Selanjutnya kontak dengan beberapa teman Rion di Jakarta, serta cek di manifes pesawat ternyata ada namanya.
Kekinian, Vivi berharap suaminya bisa selama selamat dari musibah kecelakaan pesawat tersebut.
“Harapannya ya suami saya selamat, tidak apa-apa, mohon do’a. Sekarang ada saudara saya yang mencari informasi di Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Vivi saat ditemui di rumahnya, RT.6 No.50 Kelurahan Senalang Kecamatan Lubuklinggau Utara kepada suarasumsel.id, Sabtu (9/1/2021) malam.
Reporter: Renaldi
Baca Juga:Dihujat Sebut Penumpang Sriwijaya Bandel Main HP, Anisa Bahar Klarifikasi