SuaraKalbar.id - Cara menanam cabai di rumah. Sebab harga cabai atau cabe saat ini lagi mahal.
Tanaman cabai memang tergolong mudah untuk dirawat dan berkembang.
Meski begitu jangan biarkan tanaman cabai Anda tumbuh tanpa perawatan.
Untuk mengetahui cara perawatan cabai yang tepat, yuk ikuti tips berikut!
Baca Juga:Emak-emak Menangis Harga Cabai Mahal, Curhatannya Diserbu
1. Beri nutrisi cabai menggunakan pupuk
![Pedagang menjual cabai rawit di sebuah pasar tradisional di Kota Cimahi, Senin (22/2/2021). Saat ini cabai rawit di Kota Cimahi harganya mencapai Rp 100 ribu per kilogram. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/22/94447-pedagang-cabai-rawit-di-kota-cimahi.jpg)
Pupuk menjadi pemberi nutrisi paling bagus untuk cabai, apalagi jika yang digunakan adalah pupuk kompos, organik atau kandang. Pupuk perlu diberikan pada dua minggu awal sejak cabai ditanam.
Setelah itu, pemberian rutin dapat dilakukan sebulan sekali. Pupuk dapat diletakkan di atas permukaan tanah pada cabai yang ditanam di dalam pot. Namun jika cabai ditanam di tanah langsung, pupuk dapat diletakkan ke dalam tanah yang dekat dengan akar pohon
2. Jaga kelembaban media tanam
![Pedagang cabai di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (3/10/2020). [ANTARA/Muhammad Adimaja]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/27/30476-cabai-di-pasar-kebayoran-lama.jpg)
Sama halnya merawat tanaman pada umumnya, pupuk juga memerlukan air untuk menyuburkan tanah. Namun, kebutuhan air pada tanaman cabai harus disesuaikan dengan cuaca.
Baca Juga:Harga Cabai Diprediksi Mulai Normal Pertengahan Maret 2021
Jika cuaca dirasa panas, tanaman cabai perlu disiram dua kali sehari, jika curah hujan tinggi penyiraman dapat dilakukan secara kondisional, karena apabila terlalu banyak disiram bunga atau buah cabai akan mudah rontok.
- 1
- 2