Antre 8 Tahun, Warga Pontianak Cuma Bisa Pasrah Dua Kali Batal Naik Haji

"Kecewa dan sedih pasti ada," kata Dwi.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 04 Juni 2021 | 09:51 WIB
Antre 8 Tahun, Warga Pontianak Cuma Bisa Pasrah Dua Kali Batal Naik Haji
Ilustrasi ibadah haji. (Shutterstock)

SuaraKalbar.id - Keputusan ibadah haji 2021 dibatalkan meninggalkan kesedihan bagi satu keluarga calon jemaah haji di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Sudah bertahun-tahun menanti bisa naik haji, tapi gagal untuk kedua kalinya. Hal itu dirasakan oleh Dwi Suprapti.

Dwi merupakan warga Kota Pontianak yang berharap tahun ini bisa menunaikan ibadah haji bersama keluarganya.

"Kecewa dan sedih pasti ada, karena orangtua saya sudah menanti-nanti keberangkatan sejak lama," ujanya kepada SuaraKalbar.id, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Pontianak Jumat 4 Juni 2021: Cerah Berawan

Namun dia hanya bisa pasrah dengan keputusan yang telah diketok pemerintah.

"Kami hanya bisa berdoa saja karena manusia hanya merencanakan dan Allah lah yang menentukan waktu yang terbaik buat kami berangkat," sambungnya.

Ia sejatinya bersama keluarga besar akan menunaikan ibadah haji. Ada ayah, ibu, om dan tantenya. Totalnya ada delapan orang. Karena keputusan ini membuatnya sekeluarga batal menunaikan haji, ia berusaha tegar.

ilutrasi ka'bah/pixabay
ilutrasi jemaah haji /pixabay

"Kalau saya pribadi sih, netral saja. Tapi, kalau orangtua saya yang ditanya, mungkin baru kuat banget harapannya dan doa-doanya setiap hari agar bisa segera berangkat haji," ucapnya.

Perempuan yang berprofesi sebagai dokter hewan ini bercerita soal perjuangan untuk dapat berkunjung ke Baitullah bersama keluarga besarnya.

Baca Juga:Kabar Indonsia Batalkan Haji 2021 Gegara Utang Katering, DPR Ungkap Hal Ini

"Awalnya belum ada dana, setelah berjuang menabung beberapa tahun akhirnya bisa mendaftar," ceritanya.

Setelah mendaftar, keluarga Dwi harus menunggu antrean selama delapan tahun. Kala itu, dipastikan tahun 2020 mereka akan menunaikan rukun Islam yang kelima.

Bahkan, sejak tahun lalu mereka sekeluarga terus melakukan pengecekan kesehatan. Tes Covid-19 pun sudan dilakukan sebagai syarat berangkat haji.

"Kami menunggu antrean sekitar delapan tahun. Ketika sudah waktunya, terjadi wabah yang kita tidak bisa duga. Tentu sempat membuat sedih keluarga karena usia orangtua saya yang sudah tidak lagi muda dan penuh harapan," katanya.

Kini, Dwi dan keluarga terus berharap dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga tidak ada lagi yang menghalangi atau membuat batal keberangkatan haji. Ia berharap ada informasi baik untuk para calon jemaah haji.

"Kami ada grup khusus calon jemaah haji. Biasanya kalau ada informasi dikabari di grup tersebut. Semoga ada kabar baik," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak