Sungai Kayan Meluap, Jalan hingga Sawah di Tanjung Selor Terendam Banjir

Banjir tidak hanya merendam jalan raya, seperti di Tanjung Palas Hilir, tetapi juga merendam kawasan persawahan di Lebong

Bangun Santoso
Kamis, 23 September 2021 | 10:30 WIB
Sungai Kayan Meluap, Jalan hingga Sawah di Tanjung Selor Terendam Banjir
Ilustrasi banjir. [BNPB]

SuaraKalbar.id - Intensitas hujan yang tinggi di pedalaman Kalimantan Utara menyebabkan air Sungai Kayan Bulungan meluap sehingga sejumlah kawasan di Tanjung Selor dan sekitarnya tergenang air.

Dilaporkan di Tanjung Selor, Rabu (22/9/2021), beberapa kawasan yang tergenang air, antara lain Sabanar, Buluh Perindu, Jalan Imam Bonjol, Jalan Cik Ditiro, Desa Lebong, dan Padat Karya Tanjung Palas Hilir.

Banjir tidak hanya merendam jalan raya, seperti di Tanjung Palas Hilir, tetapi juga merendam kawasan persawahan di Lebong sehingga dikhawatirkan merusak tanaman padi yang baru berusia beberapa pekan.

Namun, sebagian warga menjadikan kawasan banjir itu sebagai "objek wisata dadakan".

Baca Juga:Banyak Nakes Kena Covid dalam Sebulan, Pelayanan di Puskesmas Tanjung Selor sampai Jam 11

Kawasan yang terendam banjir hingga di atas lutut orang dewasa justru didatangi warga untuk arena bermain dan swafoto, seperti terlihat di Buluh Perindu, Jalan Semangka, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Padat Karya Tanjung Palas Hilir.

"Kita khawatir jika hujan terus terjadi di pedalaman Sungai Kayan karena bisa menyebabkan banjir kian meluas," kata Rahman, warga Tanjung Palas Hilir sambil mengamankan barangnya ke tempat lebih tinggi karena banjir sudah mulai menggenangi anak tangga rumahnya.

Ia mengkhawatirkan banjir kian meluas karena selain curah hujan masih tinggi juga bersamaan dengan pasang air laut mengingat saat ini masih "bulan besar".

"Muda-mudahan tidak terjadi hujan karena saat ini sedang pasang air laut," katanya.

Pria yang bekerja sebagai nelayan itu, mengaku sempat trauma banjir, jika terjadi hujan di pedalaman bersamaan pasang air laut seperti musibah pada 2015.

Baca Juga:Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

Saat itu, terjadi banjir besar yang masuk ke rumahnya dengan ketinggian hampir satu meter selama 10 hari sehingga banyak perabot rumah tangga yang rusak.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam keterangan di Jakarta, Rabu (22/9) meminta warga mewaspadai potensi perubahan cuaca ekstrem menjelang masa peralihan dari musim kemarau ke hujan.

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi mengalami musim hujan dengan intensitas lebih besar dari biasanya, termasuk Kalimantan Utara.

Daerah yang berpotensi sama, antara lain sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian selatan, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Puncak musim hujan periode 2021/2022 diprediksi terjadi pada Januari dan Februari 2022. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini