Sultan Melvin memerintahkan pengusiran itu sesaat sebelum penobatan Tanaya Ahmad, sebagai ratu baru di kesultanan tersebut. Tanaya disebut sebagai istri siri Sultan Melvin.
Ratu Nina dianggap telah membuat kegaduhan sebelum penobatan Tanaya sebagai ratu. Padahal, menurut Ratu Nina, ia hanya mempertanyakan apa dasar penobatan tersebut.
Karena, Ratu Nina menganggap ia masih istri sah Sultan Melvin. Karena proses percerainya belum ketuk palu.
Akibat pengusiran paksa ini, Ratu Nina sempat dirawat secara intensif di rumah sakit. Kejadian ini pun sudah dilaporkan ke kepolisian. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Ada sembilan saksi yang diperiksa.
Baca Juga:Tiga Pengawalnya Diperiksa Jadi Saksi, Sultan Melvin Sambangi Polresta Pontianak
"Kami telah memanggil tiga orang pengawal kesultanan untuk diperiksa sebagai saksi dalam rangka untuk penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto ditemui di ruangannya, Kamis (4/11/2021) sore.
![Ratu Nina bersama kedua putrinya menjelaskan kronologis dugaan penganiayaan yang terjadi pada dirinya, Minggu (31/10/2021). [Suara.com/Ocsya Ade CP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/01/58957-ratu-nina-bersama-kedua-putrinya-menjelaskan-kronologis-dugaan-penganiayaan.jpg)
Ketiga orang yang diperiksa ini adalah pengawal-pengawal Sultan Melvin yang diperintahkan untuk membawa Ratu Nina keluar dari istana. Sementara untuk Sultan Melvin, kata Indra, belum dilakukan pemeriksaan keterangannya.
"Belum (diperiksa). Nanti kita jadwalkan. Kehadiran Sultan ke Polresta Pontianak hanya untuk mendampingi pengawalnya yang kita periksa," katanya.
Total saksi sampai hari ini ada sembilan yang diperiksa. Enam orang dari pihak pelapor, tiga dari pihak kesultanan. "Tiga orang yang diperiksa hari ini adalah orang yang ada dalam video viral tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Sultan Melvin hingga saat ini masih belum memberikan keterangan kepada sejumlah media yang mengkonfirmasinya.
Baca Juga:Pengusiran Ratu Nina, Diaspora Zuriat Alkadrie Pontianak Minta Para Ahli Waris Ambil Sikap
Kabarnya, dalam waktu dekat pihak Istana Kesultanan Kadriah Pontianak akan memberikan pernyataan terkait viralnya insiden yang terjadi sesaat sebelum pemberian gelar kepada sejumlah tokoh ini.