alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penyiram Bidan dengan Air Panas Diringkus Polisi

Riki Chandra Kamis, 09 Desember 2021 | 20:07 WIB

Penyiram Bidan dengan Air Panas Diringkus Polisi
Ilustrasi penangkapan.

Polisi akhirnya menangkap pelaku penyiram bidan dengan air panas di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

SuaraKalbar.id - Polisi akhirnya menangkap pelaku penyiram bidan dengan air panas di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Bidan tersebut beralamat Jalan Baringin, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Penyiraman itu dilakukan oleh pelaku Taufik (51) pada Selasa (7/12/2021) malam karena tidak terima ditegur oleh korban saat tengah karaoke pada malam hari.

"Pelaku ditangkap pada Rabu (8/12) malam di kediamannya, kini pelaku telah kami tahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan," kata Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino, Kamis (9/12/2021).

Penangkapan dilakukan polisi berdasarkan laporan dari korban dengan Nomor :LP/86/B/XI/2021/SPKT/Polsek Koto Tangah/Polresta Padang/Polda Sumatera Barat.

Baca Juga: Tersandung Korupsi Pinjaman Fiktif, Manejer Koperasi Syariah di Padang Jadi Tersangka

Ketika menjalani pemeriksaan, tersangka yang diketahui adalah adik ipar dari korban mengakui semua perbuatannya.

Akibat penyiraman air panas itu kulit korban yang bernama Sri Wahyuni (41) melepuh dari bahu hingga ke tangan, dan bahu sebelah kiri mengalami sakit.

Penyiraman itu dilakukan oleh tersangka karena tidak terima ditegur oleh korban ketika sedang berkaraoke pada malam hari di kedainya.

Korban yang berprofesi sebagai bidan menegur karena volume musiknya begitu kencang hingga menimbulkan bising di sekitar lokasi, termasuk di kliniknya yang baru saja membantu persalinan.

"Waktu itu ada bayi yang lahir siang hari, maka isteri saya mengingatkan kepada pemilik warung agar jangan menggelar karaoke," kata suami korban David (34) saat membuat laporan Rabu.

Baca Juga: Polisi Ringkus Pria Penyiram Bidan Pakai Air Panas di Padang

Bahkan, peringatan itu juga telah disampaikan ke RT setempat namun tidak digubris oleh pelaku. Karaoke-an tetap berlangsung pada malam hari.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait