SuaraKalbar.id - Masyarakat Penutur Bahasa & Aliansi Masyarakat Sunda melakukan aksi ruwatan untuk Arteria Dahlan, Kamis (3/2/2022).
Mengutip Antara, aksi yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, tersebut sebagai bentuk pengawalan dan tuntutan kepada Pimpinan dan MKD DPR RI.
Tujuannya, agar Arteria Dahlan mendapatkan sanksi berat serta pergantian antar waktu terkait pernyataan yang dianggap menghina bahasa Sunda.
Sebelumnya, ucapan Arteria Dahlan saat rapat dengan Jaksa Agung, Senin (17/1/2022) berbuah polemik.
Baca Juga:Dituntut Hukuman Mati dan Kebiri Kimia, Predator Santriwati di Bandung Minta Keringanan Hukuman
Saat itu dirinya menyinggung ada Kejaksaan Tinggi berbicara bahasa Sunda saat rapat kerja.
"Ada kritik sedikit Pak JA, ada Kajati yang dalam rapat dan dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu, kita ini Indonesia pak, jadi orang takut kalau ngomong pakai bahasa Sunda nanti orang takut ngomong apa dan sebagainya, kami mohon sekali yang seperti ini dilakukan penindakan tegas," kata Arteria.
Hal itulah yang hingga saat ini menuai polemik dari berbagai pihak, terutama masyarakat Sunda yang merasa tersinggung atas perkataan Arteria itu.