facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peneliti: Muhaimin Iskandar Calon Wakil Presiden Saja

Bella Minggu, 19 Juni 2022 | 18:20 WIB

Peneliti: Muhaimin Iskandar Calon Wakil Presiden Saja
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (24/3/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Cak Iminsesuai animo masyarakat yang tidak tinggi, ya sebagai calon wakil presiden saja

SuaraKalbar.id - Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebaiknya tidak memaksakan menjadi calon presiden dalam menatap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Siti, sebaiknya Cak Imin realistis dan menjadi calon wakil presiden saja dalam Pilpres 2024.

"Cak Imin sesuai animo masyarakat yang tidak tinggi, ya sebagai calon wakil presiden saja," katanya di Jakarta, Minggu.

Hal tersebut disampaikan menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di kediaman Menteri Pertahanan tersebut pada Sabtu (18/6) malam.

Baca Juga: Prediksi Anies Tak Bisa jadi Capres, Bos Cyrus Network: Boleh Taruhan Mobil Alphard

Siti menilai, jika kedua partai tersebut sepakat mengusung masing-masing ketua umum, maka yang paling realistis ialah Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden dan Cak Imin calon wakil presiden.

"Berdua itu sudah cukup kok untuk berkoalisi," ungkap Siti.

Namun, jika PKB tetap memaksakan Muhaimin Iskandar maju sebagai calon presiden, menurut Siti, maka kesempatan atau peluang untuk menang pada Pilpres 2024 akan tipis atau kecil.

Berkaca dari sejumlah baliho-baliho yang dipasang Muhaimin Iskandar atau PKB sebagai salah satu bentuk pengenalan diri kepada publik menjelang Pemilu 2024, Siti menilai hal itu belum mampu mendongkrak elektabilitas Cak Imin layaknya elektabilitas Prabowo Subianto, katanya.

"Jadi, menurut saya realistis saja. Karena animo masyarakat dari Sabang sampai Merauke tidak seperti yang diharapkan PKB," kata dia.

Baca Juga: Daripada Ribut Soal Pilpres 2024, KSP Moeldoko Ajak Sukarelawan Jokowi Fokus Atasi Persoalan Bangsa

Kendati demikian, Siti melanjutkan, secara hitung-hitungan apabila kedua nama tersebut disandingkan maka syarat ambang batas pencalonan 20 persen tercukupi. Dengan kata lain, Prabowo dan Cak Imin bisa berlaga pada Pilpres 2024.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait