facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Survei Sin Po: PDI Perjuangan Peringkat Pertama untuk Parpol Pilihan Masyarakat

Bella Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:44 WIB

Survei Sin Po: PDI Perjuangan Peringkat Pertama untuk Parpol Pilihan Masyarakat
Kepala peneliti Litbang Sin Po, Syahrial Mayus. (Istimewa)

PDI Perjuangan sebesar 21,8 persen, Partai Gerindra sebesar 12,3 persen, Partai Golkar 10,6 persen, Partai Demokrat sebesar 9,2 persen, PKB sebesar 8,2 persen

SuaraKalbar.id - Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sin Po merilis hasil survei yang menunjukkan Partai PDI Perjuangan menjadi partai di peringkat pertama menjadi pilihan masyarakat pada Pemilu 2024 disusul oleh partai Gerindra di peringkat kedua.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, Kepala Peneliti Litbang Sin Po Syahrial Mayus mengungkapkan bahwa pilihan parpol masyarakat Indonesia, yakni PDI Perjuangan sebesar 21,8 persen, Partai Gerindra sebesar 12,3 persen, Partai Golkar 10,6 persen, Partai Demokrat sebesar 9,2 persen, PKB sebesar 8,2 persen, dan PKS sebesar 6,3 persen. Sementara itu, yang tidak tahu/tidak jawab/rahasia atau belum memutuskan sebesar 20,3 persen.

Selain itu, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan Golkar juga menjadi parpol yang berpeluang mencalonkan presiden dari internal partai.

Gerindra dan Golkar hanya memerlukan satu teman koalisi dengan parpol-parpol berkursi di DPR RI untuk bisa mendapatkan tiket pencapresan, kecuali dengan PPP.

Baca Juga: Pimpinan Partai KIB Tingkat Bogor Siap Menangkan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024

Untuk Partai NasDem dan PKB yang memiliki 10 persen kursi DPR RI, jika tidak berkoalisi di antara keduanya atau tidak dengan PDI Perjuangan, Gerindra, dan Golkar, partai itu membutuhkan minimal tiga koalisi parpol.

Saat ini calon presiden yang sudah mulai menyeruak ke permukaan dari kader internal sembilan parpol berkursi di DPR RI.

Mereka di antaranya para ketua umum parpol masing-masing Gerindra akan mengusung Prabowo Subianto, Golkar akan mengusung Airlangga Hartarto, PKB akan mengusung Muhaimin Iskandar, Partai Demokrat akan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan PAN akan mengusung Zulkifli Hasan.

Sementara itu, PDI Perjuangan tidak mengusung ketum parpolnya, Megawati Soekarnoputri, karena akan mendorong Puan Maharani. Sisanya, seperti Partai NasDem, PKS, dan PPP belum menyodorkan nama internal kadernya sendiri untuk posisi capres.

Di antara nama tokoh-tokoh di atas, saat ini hanya nama Prabowo Subianto yang memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi.

Baca Juga: Ingin Bertemu AHY Sejak Lama tapi Tertunda Pandemi, Prabowo: Alhamdulillah Sekarang Waktunya Tepat

Dengan posisi Partai Gerindra yang hanya membutuhkan satu teman koalisi, menurut Syahrial, untuk bisa mendapatkan tiket pencapresan, kecuali dengan PPP, ditambah dengan tingkat elektabilitas Prabowo Subianto yang saat ini masih di posisi teratas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait