Sebanyak 7,5 Hektar Lahan di Kabupaten Sukamara Kebakaran

Pusat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan pada Kamis pukul 17.30 WIB, sebanyak 4 hektare lahan berhasil dipadamkan.

Siswanto
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 12:47 WIB
Sebanyak 7,5 Hektar Lahan di Kabupaten Sukamara Kebakaran
Ilustrasi kebakaran [Suaralampung.id/Agus Susanto]

SuaraKalbar.id - Kebakaran lahan seluas 7,5 hektare terjadi di Kecamatan Sukamara, Desa Natai Sedawak, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Kamis (18/8/2022). Penyebab kebakaran diduga lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan pada Kamis pukul 17.30 WIB, sebanyak 4 hektare lahan berhasil dipadamkan.

BPBD turut mengerahkan mobil pemadam kebakaran dari posko induk guna mempercepat proses pemadaman titik api. Upaya pemadaman kebakaran masih terus dilanjutkan BPBD Kabupaten Sukamara bersama tim gabungan dari TNI/Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Sukamara-Lamandau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Orang Utan Foundation United Kingdom dan Masyarakat Peduli Api.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun masyarakat yang mengungsi akibat kejadian ini.

Baca Juga:Kebakaran Hutan Di Spanyol, Ribuan Warga Terpaksa Dievakuasi

Badan Meterologi dan Geofisika mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Sukamara, untuk Sabtu (20/8), kondisi hujan ringan dan berawan, sedangkan pada Minggu (21/8) cuaca akan berawan.

Sementara itu hasil dari Inarisk BNPB, wilayah Kabupaten Sukamara memiliki level risiko dengan tingkat sedang dan tinggi dengan wilayah 5 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sukamara berisiko kebakaran hutan dan lahan.

BNPB mengimbau Pemerinah daerah dan masyarakat untuk melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan bersama dinas-dinas terkait untuk mengantisipasi dan menangani terjadinya kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pengecekan serta penyiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran.

Baca Juga:Kebakaran Hutan Karhutla di California: Dipicu Cuaca Panas dan 6.000 Ribu Orang Dievakuasi

News

Terkini

Saudara Muhammad Rizky ini melakukan kekerasan fisik, di mana terlapor berusaha mendorong dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai

News | 17:18 WIB

Penyidik sudah menemukan alat bukti yang cukup sehingga kita tindaklanjuti dengan penetapan tersangka.

News | 15:53 WIB

Anjir kalo begini ceritanya dipikir-pikir masih mending diselingkuhin tapi ceweknya sekelas Luna Maya misalnya, daripada malah saingan sama boti-boti naj*s

News | 15:05 WIB

Masyarakat juga untuk waspada dengan melakukan langkah-langkah mengamankan data pribadinya

News | 14:08 WIB

Malaysia memanfaatkan kelemahan kondisi fisik kami. Ini menjadi pelajaran yang maha berharga bagi tim

News | 12:56 WIB

Jika ada orang-orang yang menghambat, baik dari tokoh Nasionalis, tokoh agama, atau Mahasiswa, atau elemen lain habisi mereka

News | 12:43 WIB

pemotor yang menabrak kakek tersebut merupakan anak di bawah umur yang belum memiliki surat izin mengendarai (SIM).

News | 12:32 WIB

TERBARU.!! KPK TEMUKAN 50 MILIAR DIRUMAH HASTO. TAK BISA MENGELAK LAGI KESAYANGAN PDI-P TERANCAM BUI

News | 10:56 WIB

Ngaku Miliki Banyak Profesi mulai dari Pengamen, Ketum LSM hingga Lawyer, Firdaus Oiwobo Jadi Bahan Ejekan Netizen

Lifestyle | 09:52 WIB

Aku takut kalo Billar itu gak setia. Kalo dari mukanya mereka cocok, tapi kalo secara hati, aku tuh masih ragu-ragu sama Billar

Lifestyle | 09:09 WIB

Dalam koordinasi itu, kami telah bersepakat nanti mulai tanggal 1 Oktober 2022, akan ada lalulintas bus angkutan penumpang setiap harinya,

News | 08:49 WIB

Dalam hati ini saya menangis melihat masyarakat yang ditinggal pemimpinnya tanpa bertanggung jawab. Sedih hati kita ini. Dan bikin malu menurut saya

News | 08:00 WIB

Kontak tembak itu terjadi antara Satgas Madago Raya dengan satu DPO MIT Poso di KM 13 Desa Kilo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (29/9), sekitar pukul 18.30 Wita

News | 21:38 WIB

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dalam aksi penjualan anak ini adalah seorang gadis berinisial CA (15) yang masih berstatus palajar

News | 21:28 WIB

Dari hasil pengembangan itu kami amankan seorang perempuan insiail JO

News | 21:09 WIB
Tampilkan lebih banyak