Kisah Pilu Bocah Perempuan di Kubu Raya, Derita Sakit Kelamin usai Diperkosa Bergilir Ayah, Kakek, hingga Tetangga

Ayah biasanya malam. Pertama kali ayah lakukan waktu kami duduk di luar malam hari. Lalu kakek pagi hari,

Bella
Selasa, 02 Januari 2024 | 11:42 WIB
Kisah Pilu Bocah Perempuan di Kubu Raya, Derita Sakit Kelamin usai Diperkosa Bergilir Ayah, Kakek, hingga Tetangga
Ilustrasi pemerkosaan atau pencabulan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

SuaraKalbar.id - Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun alami pemerkosaan secara bergilir selama nyaris satu tahun oleh Ayah tiri, Kakek tiri, hingga tetangganya di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Kabar tersebut tersebar usai sejumlah akun sosial media mengunggah mengenai kejadian tersebut, salah satunya oleh akun Instagram @pontianak_infomedia pada Senin (01/01/2024).

Bocah malang tersebut, diketahui mengalami pemerkosaan berulang kali setiap harinya sejak berusia 6 tahun.

"Awal mula pemerkosaan yang dilakukan berulang kali dan setiap hari selama hampir setahun tersebut terjadi saat ibunya menitipkan korban kepada ayah tirinya karena bekerja di Malaysia," tulis akun tersebut dilihat SuaraKalbar.id, Selasa.

Baca Juga:Bripda Novandro Relakan Sepeda Motor Rusak untuk Cegah Korban Jiwa di Jembatan Kapuas Dua

Ibu korban sendiri disebutkan sempat dihubungi terkait kasus tersebut, namun sayangnya ibu korban tak percaya bahkan tak menjengguk anaknya.

Mirisnya pemerkosaan yang dialami oleh korban diketahui dilakukan oleh ayah tiri, kakek tiri, bahkan hingga tetangga.

Akibat perbuatan tersebut, korban bahkan mengeluh kesakitan setiap akan buang air kecil. Selain itu sejumlah bagian tubuh bagian kaki dan tangannya dipenuhi oleh luka koreng yang masih basah dan bernanah.

"Rasanya sakit saat kencing," ucap korban saat ditemui media yang dikutip oleh akun tersebut.

Selain mendapatkan perlakuan tak senonoh, korban juga menyebutkan ia tak jarang mendapatkan tindak kekerasan jika ia menolak ajakan pelaku.

Baca Juga:Waduh! Oknum Guru SMP di Pontianak Setubuhi Murid hingga Hamil

"Biasanya dipukul pakai ikat pinggang," tambahnya.

Korban mengakui, kejadian tersebut bermula pertama kali saat ia dan ayahnya duduk di luar pada malam hari.

"Ayah biasanya malam. Pertama kali ayah lakukan waktu kami duduk di luar malam hari. Lalu kakek pagi hari," ujarnya.

Bocah malang tersebut diketahui kini tengah berada dibawah pengawasan dan perawatan Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) Kalbar.

Sedangkan pelaku yaitu kakek tiri korban, tengah menjalankan sidang pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Sayangnya, dua pelaku lainnya belum mendapatkan tindak penangkapan karena tak diketahui keberadaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini