Banjir di Kapuas Hulu: Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Terendam

Debit air masih terus naik, dengan ketinggian air rata-rata berkisar antara 80 sentimeter hingga 1,5 meter

Bella
Minggu, 14 Januari 2024 | 10:05 WIB
Banjir di Kapuas Hulu: Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Terendam
Kondisi banjir merendam pemukiman penduduk di Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (ANTARA/Teofilusianto Timotius)

SuaraKalbar.id - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan keselamatan mereka dalam menghadapi meluasnya bencana banjir di beberapa kecamatan wilayah tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan, menyampaikan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi dan peningkatan debit air menuntut kewaspadaan lebih tinggi dari seluruh lapisan masyarakat.

Gunawan menyebutkan bahwa dataran rendah di beberapa kecamatan, termasuk pusat ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, telah terendam banjir. Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Bika, dan Embaloh Hilir.

"Sampai saat ini belum ada laporan dari masing-masing camat, desa dan kelurahan, dan kami sedang melakukan monitoring dan pemantauan serta membantu evakuasi jika ada masyarakat yang memerlukan bantuan," kata Gunawan mengutip Antara, Sabtu.

Banjir ini pertama kali terjadi pada Rabu (10/01) dan semakin meluas pada Kamis malam (11/01). Debit air masih terus naik, dengan ketinggian air rata-rata berkisar antara 80 sentimeter hingga 1,5 meter dari permukaan tanah.

Baca Juga:Banjir Meluas di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat: 5 Kecamatan Terdampak

BPBD Kapuas Hulu juga telah menyiapkan posko banjir di kantor mereka untuk memfasilitasi koordinasi dan tindakan gabungan. Gunawan mengingatkan masyarakat, terutama camat, kepala desa, dan lurah, untuk segera menyampaikan data terkait perkembangan banjir dan dampaknya.

"Masyarakat diimbau untuk mengutamakan keselamatan, dan kepada orang tua agar melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anaknya," tambah Gunawan.

Di lokasi banjir, seperti di Teluk Barak, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, setidaknya 50 rumah warga telah terendam. Warga yang bertahan membuat panggung di dalam rumah sebagai tempat penyimpanan barang dan beristirahat. Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan bagi yang membutuhkan.

Akses jalan terputus, dan masyarakat terpaksa menggunakan perahu sampan untuk beraktivitas, mengingat kedalaman air mencapai sekitar dua meter. Banjir juga merendam pemukiman di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Putussibau Selatan, serta Desa Samus, Mendalam, Daerah Dogom, dan sekitar pusat kota Kecamatan Putussibau Utara, menyebabkan sejumlah akses jalan menjadi terputus.

Baca Juga:Banjir Kalbar: 3 Kabupaten Terendam di Awal Tahun 2024, Warga Diimbau Waspada!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak