Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini

Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir, kondisi kualitas udara di Kota Pontianak dilaporkan mengalami perbaikan.

Suhardiman
Senin, 26 Januari 2026 | 13:14 WIB
Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini
Ilustrasi pembakaran lahan di Pontianak. [Ist]
Baca 10 detik
  • BPBD Pontianak menduga kebakaran lahan di Kalbar disengaja, menemukan bensin dan daun pisang di Gang Masjid.
  • BPBD meningkatkan kesiapsiagaan sejak Januari 2026 memantau tiga kecamatan rawan Karhutla di Pontianak.
  • Kualitas udara membaik meskipun beberapa kebakaran cepat dipadamkan, BPBD mengimbau masyarakat melapor cepat.

SuaraKalbar.id - Pembakaran lahan yang terjadi di Kota Pontianak. Kalimantan Barat (Kalbar), dalam beberapa sepekan terakhir memunculkan kekhawatiran serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak menduga kebakaran tersebut bukan disebabkan oleh faktor alam, melainkan tindakan disengaja.

Dugaan tersebut menguat setelah petugas menemukan sejumlah barang yang mengindikasikan adanya aktivitas pembakaran di lokasi rawan kebakaran.

Kepala BPBD Kota Pontianak, Nasir, mengungkapkan bahwa salah satu lokasi yang paling mencolok berada di Gang Masjid, Jalan Parit H Husein II.

Informasi awal diterima dari masyarakat yang melihat adanya aktivitas pembakaran lahan. Namun, saat petugas tiba di lokasi tidak ditemukan pelaku.

“Saat petugas tiba, pelaku sudah lari. Di lokasi ditemukan botol bekas minuman berisi bensin dan karung berisi daun pisang yang sudah kering, diduga digunakan untuk membakar lahan. Barang-barang tersebut kita serahkan ke Polsek untuk ditindaklanjuti,” katanya, melansir suarakalbar, Senin, 26 Januari 2026.

Temuan tersebut menjadi salah satu kendala di lapangan dalam upaya penanganan dan penegakan hukum kasus kebakaran lahan. Dugaan pembakaran lahan tidak bisa serta-merta langsung dialamatkan kepada pemilik lahan tanpa melalui proses pendalaman lebih lanjut.

“Sampai saat ini, kita masih menduga. Ada indikasi bahwa itu memang bukan faktor alam. Cuma masih kita koordinasikan ke kepolisian dan BPN untuk kepemilikan lahannya,” terangnya.

Sejak pertengahan Januari 2026, BPBD Kota Pontianak telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan membentuk tim piket dan monitoring untuk memantau wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fokus pemantauan difokuskan pada tiga kecamatan, yakni Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara, yang mencakup delapan kelurahan.

Dalam sepekan terakhir, BPBD Pontianak mencatat beberapa kejadian kebakaran lahan di sejumlah titik berbeda. Lokasi tersebut antara lain berada di kawasan Purnama Dua Dalam, Sepakat Dua Ujung, Perdana Ujung dekat Sungai Raya Dalam, serta kebakaran lahan cukup besar di Gang Masjid, Jalan Parit H Husein II. Kebakaran di lokasi terakhir bahkan sempat mendekati kawasan permukiman warga.

Nasir menambahkan, respons cepat tim BPBD di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Bahkan, beberapa kejadian kebakaran tidak sempat terdeteksi sebagai titik panas atau hotspot oleh satelit karena api sudah berhasil dipadamkan sebelum membesar.

“BMKG belum mendeteksi hotspot karena api cepat kita padamkan. Tapi di lapangan itu nyata ada titik api. Pontianak ini wilayahnya relatif mudah dijangkau, jadi begitu ada laporan langsung kita tangani,” katanya.

BPBD Kota Pontianak mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama dalam kondisi cuaca kering. Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan segera melaporkan apabila melihat asap atau indikasi kebakaran, sekecil apa pun.

“Kami minta masyarakat, khususnya RT dan RW, segera melapor jika melihat asap atau potensi kebakaran. Jangan tunggu api besar. Lahan gambut itu apinya sering di bawah, terlihatnya hanya asap,” imbau Nasir.

Ia menegaskan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kerja sama semua pihak agar kebakaran tidak berkembang dan membahayakan permukiman serta kesehatan masyarakat.

“Kalau cepat dilaporkan, bisa kita batasi dan padamkan. Tapi kalau dibiarkan, risikonya jauh lebih besar,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini