- Orkes Bahagia dari Pontianak memenangkan juara pertama sayembara cover lagu "Republik Fufufafa" Slank.
- Penilaian dilakukan langsung oleh personel Slank, dengan juri terkesan pada aransemen orkes merakyat mereka.
- Grup musik yang dibentuk 14 Januari 2026 ini bertujuan menjaga musik orkes agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
SuaraKalbar.id - Grup musik Orkes Bahagia asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), berhasil mencatat prestasi membanggakan di kancah nasional. Mereka keluar sebagai juara pertama sayembara cover lagu terbaru Slank berjudul “Republik Fufufafa”, mengalahkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Yang membuat kemenangan ini istimewa bukan hanya karena kompetisinya berskala nasional, tetapi juga karena penilaian dilakukan langsung oleh personel Slank, yaitu Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho, dan Ivanka.
Aransemen yang diusung Orkes Bahagia tampil berbeda, mereka memilih warna orkes merakyat yang justru menarik perhatian para juri.
Di tengah arus perkembangan musik yang kian beragam, aliran orkes kini terbilang jarang digarap musisi muda. Orkes Bahagia hadir dengan semangat sederhana: menjaga musik orkes tetap hidup dan dekat dengan masyarakat.
Batas akhir pengiriman cover lagu “Republik Fufufafa” ditutup pada 15 Januari lalu. Ratusan musisi dari berbagai genre ikut ambil bagian. Namun pendekatan unik Orkes Bahagia sukses mencuri perhatian.
“Tim jurinya langsung dari personel Slank. Secara keseluruhan semuanya bagus-bagus. Cover lagunya berbagai aliran musik. Kami sendiri mengusung aliran orkes yang merakyat,” kata Tris Vokalis Orkes Bahagia, melansir suarakalbar, Rabu, 11 Februari 2026.
Dia pribadi tidak menyangka bisa mendapatkan juara satu. Terlebih jurinya langsung dari pentolan Slank. Bahkan IG Bimbim dan Kaka memposting coveran lagu Orkes Bahagia.
Awal dibentuknya Orkes Bahagia tujuannya cuma satu. Ingin menghibur warga dan ingin menghibur diri sendiri. Caranya dengan memainkan lagu-lagu orkes. Menurutnya aliran orkes ini merakyat. Selain dangdut dan keroncong, orkes bisa menggambarkan otentik musik khas Indonesia. Hanya sayang, saat ini tak banyak anak muda yang memainkan musik rokes.
“Kalaupun ada dulu. Seperti Orkes Pancaran Sinar Petromak,” ungkapnya.
Meski dibentuk baru 14 Januari 2026, Orkes Bahagia sendiri sudah memiliki 21 lagu. Lagu pertama juga sudah launching. Berjudul Presto. Lagu ini menceritakan tentang pria naksir pria. Dalam penyampaian isi lagu, memang dipilih kalimat-kalimat yang merakyat dan langsung mudah dicerna oleh pendengar.
Kesemua lagu ini sudah masuk proses rekaman. Waktunya terbilang cepat. Sebab ketika menulis lagu, teman-teman tanpa unsur paksaan. Berpikir juga tidak terlalu keras.
Sehingga lagunya juga bisa tercipta dengan cepat. Personilnya sendiri, selain Tris ada Heri Lolo (gitar), Eugene (gitar), Samsi (bass) Rambo (gendang) dan beberapa additional yang dibutuhkan dalam musik orkes.
“Mudah-mudahan Orkes Bahagia bisa diterima masyarakat,” katanya.