Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG

Saat ini kondisi cuaca di wilayah NTB masih terpantau relatif cerah hingga berawan meski ada dua bibit siklon tropis di Samudera Hindia.

Suhardiman
Rabu, 04 Maret 2026 | 15:52 WIB
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
Ilustrasi bibit siklon tropis. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • BMKG memprakirakan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah berpotensi jadi badai.
  • Siklon 90S bergerak menuju timur, berpotensi mendekati perairan selatan NTB antara Kamis malam hingga Jumat dini hari.
  • Keberadaan dua bibit siklon memicu prakiraan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di NTB (3-8 Maret 2026).

SuaraKalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bibit siklon tropis 90S yang terdeteksi di perairan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah berpeluang besar berkembang menjadi badai tropis. Perkembangan ini berpotensi memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3-8 Maret 2026.

"Bibit siklon tropis 90S berpeluang tinggi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan," kata Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi, Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto, melansir Antara, Rabu, 4 Maret 2026.

BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta melaporkan bibit siklon tropis 90S memiliki tekanan sebesar 998 hectopascal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot.

Ari mengatakan sistem cuaca tersebut bergerak ke arah timur dan berpotensi mendekati wilayah perairan selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Saat ini kondisi cuaca di wilayah NTB masih terpantau relatif cerah hingga berawan meski ada dua bibit siklon tropis di Samudera Hindia.

Kondisi cuaca cerah hingga berawan tersebut dipengaruhi oleh posisi bibit siklon 90S yang masih berada di selatan Jawa Tengah, sementara bibit siklon 93S masih berada di dekat daratan sebelah barat laut Australia.

"Jika dilihat dari kelembapan lapisan atas belum terlalu basah. Jadi, NTB saat ini masih cerah hingga berawan," ujar Ari.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, BMKG memprakirakan cuaca ekstrem melanda NTB pada 3-8 Maret 2026 akibat keberadaan bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia sebelah selatan Pulau Jawa dan bibit siklon tropis 93S di Samudera Hindia sebelah barat laut Australia.

Kedua bibit badai tropis yang muncul secara bersamaan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan suplai massa udara basah dan penguatan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, gelombang atmosfer yang aktif seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Low Frequency, dan gelombang Kelvin turut memperkuat proses konvektif di Nusa Tenggara Barat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, serta sambaran petir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini