SuaraKalbar.id - Kasat Narkoba Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, AKP Rizal mengatakan, saat pandemik COVID-19, kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya meningkat.
"Dari data penanganan kasus yang ada hingga pertengahan tahun ini saja ada 20 kasus yang ditangani Polres Bengkayang. Sedangkan pada tahun 2019 lalu total hanya 36 kasus," ujarnya kepada Antara.
Peningkatan ini, menurutnya, berkaitan dengan lokasi Kabupaten Bengkayang yang memiliki daerah berbatasan darat langsung dengan negara tetangga Sarawak, Malaysia.
Menurutnya daerah perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang , Indonesia - Malaysia menjadi wilayah rawan peredaran narkotika dan barang ilegal.
Ditambah lagi, belum adanya jalur resmi di perbatasan. Akibatnya, kondisi tersebut membuat kepolisian kewalahan dalam memantau pergerakan pelaku narkotika di perbatasan.
"Jalur masuk narkoba ini ada dua, untuk partai kecil rata-rata didatangkan dari wilayah Pontianak. Sedangkan untuk partai besar masih melalui negara tetangga kita, lewat perbatasan," ucap AKP Rizal, Sabtu (8/8/2020).
Kendala yang saat ini dialam pihaknya seperti menangani masuknya narkotika dari wilayah perbatasan. Mengingat saat ini, Malaysia masih mengambil lockdown dalam menghadapi wabah COVID-19, termasuk terhadap barang-barang mereka yang masuk di Indonesia, begitu sebaliknya.
Namun, sebut ia, kondisi justru dimanfaatkan oleh para pelaku untuk memasuki narkotika melalui jalur-jalur yang tidak terdeteksi.
"Karena kultur geografis kita di perbatasan ini lah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk memasukkan narkotika ke Indonesia. Meskipun penjagaan sudah cukup ketat. Setidaknya ada 13 jalur tikus yang digunakan mereka dan juga menggunakan jalur perkebunan. Ini kesulitan kita dalam untuk memantau, dan kondisi jalur perbatasan yang panjang dan luas susah dipantau, kita kekurangan tenaga," ujarnya.
Baca Juga: Meski Wabah, Tren Perdagangan di Riau Surplus $5,36 Milyar di Semester I
Selain masuknya melalui perbatasan, narkotika juga didatangkan dari wilayah pantai. Seperti beberapa kejadian penangkapan dari BNN, dari mabes Polri itu dari wilayah pantai.
"Penangkapan beberapa waktu lalu dari BNN dan Mabes ada 107 dan 100 kilogram tidak menutupi kemungkinan masih di manfaatkan oleh para pelaku," ucapnya menambahkan.
AKP Rizal berharap tentu peran serta masyarakat bekerja sama untuk memberikan informasi sekecil apapun terutama untuk jalur-jalur masuknya narkotika, para pemain, dan jaringan.
Sat Narkoba Polres Bengkayang tetap berupaya menangani narkotika yang masuk di Bengkayang dengan membagi dua zona, yakni jalur pantai dan jalur perbatasan.
"Karena personel yang terbatas, kita cukup kewalahan untuk mengatasi dua wilayah ini. Tapi untuk saat ini kami tetap memperkuat di jalur perbatasan. Kita juga mendapatkan informasi bahwa harga narkotika ini cukup tinggi, kita yakin agak susah masuk di wilayah kita. Meskipun demikian kita tetap menjaga agar barang tersebut tidak masuk di wilayah kita," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Meski Wabah, Tren Perdagangan di Riau Surplus $5,36 Milyar di Semester I
-
Simpan Sabu di Tumpukan Batu Bata, Pengedar Narkoba di Bengkalis Dibekuk
-
Kurir Bawa 2 Kilogram Sabu dan 3.400 Butir Ekstasi Diamankan BNN Jambi
-
300 Kilogram Sabu Diamankan Polda Kalsel, Terbungkus 10 Karung Teh China
-
Mobil BNN Dirusak Massa Saat Gerebek Narkoba, Kadus dan Warga Diamankan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG