SuaraKalbar.id - Bendera merah putih berukuran raksasa berukuran 60 meter x 20 meter serta ratusan bendera merah putih ukuran kecil dikibarkan Satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan Yonif 133/YS bersama warga di perbatasan indonesia-Malaysia. Tepatnya di Bukit Sinduk, Kecamatan Batang Lupar, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
"Bendera merah putih ukuran raksasa dan ukuran kecil itu kami kibarkan di sebuah bukit di tapal batas dalam rangka memeriahkan HUT ke - 75 RI," kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 133/YS, Letkol Inf Hendra Cipta, kepada Antara di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (16/8/2020).
Hendra mengatakan, pengibaran bendera dilakukan oleh personel Pos Kapar Satgas Yonif 133/YS dibantu segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah perbatasan.
Menurutnya, pengibaran bendera raksasa dan ratusan bendera merah putih ukuran kecil tersebut tidak hanya sekedar meriahkan HUT RI. Namun juga sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan jiwa nasionalisme pada masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Prosesi pengibaran bendera merah putih juga dilaksanakan dengan rangkaian acara adat oleh masyarakat setempat, seperti pemotongan bambu hingga pemotongan ayam.
"Upacara ini melambangkan rasa syukur dan sebagai penyambutan terhadap para tamu penting yang menaiki Bukit Sinduk tempat digelarnya acara," ucap Hendra.
Pembacaan teks Kemerdekaan Republik Indonesia, dan doa juga semakin menambah khidmat acara tersebut.
Turut hadir di kegiatan tersebut, Perwira Staf Satgas Yonif 133/YS, perwakilan Kantor Kecamatan Batang Lupar, Kepala PLBN Badau, Kepala Bea Cukai Badau, Kepala Karantina Pertanian Badau, Kepala Karantina Perikanan Badau, Kepala Karantina Kesehatan Badau, Kepala Imigrasi Badau, personel Polsek Batang Lupar, personel Koramil 1206-03/Batang Lupar, Polisi Kehutanan Kecamatan Batang Lupar, perwakilan Pengurus Adat Kecamatan Batang Lupar, para pelajar SMA, SMP dan SD Batang Lupar.
Baca Juga: PLTD 500 KVA Diresmikan, Warga Pulau Numbing Bisa Nikmati Listrik 14 Jam
Berita Terkait
-
Kado HUT RI k-75, 14 Ribu Napi di Sumut Dapat Remisi, 180 Langsung Bebas
-
Transaksi Narkoba di Perbatasan Indonesia-Malaysia Meningkat Saat Pandemi
-
Cewek Pembakar Bendera Merah Putih di Lampung Utara Jadi Tersangka
-
Bakar Bendera Merah Putih, MA Ingin Ubah NKRI Jadi Kerajaan Mataram
-
Polisi Amankan 1,9 Kilogram Sabu di Perbatasan Entikong
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional