SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Kota Pontianak kembali mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya. Terkini, sebanyak 15 orang dilaporkan masih menjalani isolasi.
Para pasien tersebut menjalani isolasi di rumah maupun di sejumlah rumah sakit rujukan.
"Berdasarkan laporan terbaru hingga saat ini masih sebanyak 15 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi, di antaranya empat pasien dirawat di Rumah Isolasi Rusunawa Pontianak, tiga di rumah sakit, dan sisanya isolasi mandiri," ujar Kepala Dinkes Pontianak Sidiq Handanu seperti dikutip dari Antara, Selasa (1/9/2020).
Ia menerangkan, berdasarkan data terbaru ada tiga pasien di Kota Pontianak yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona sehingga diharapkan jumlah terus bertambah.
Menurut Sigit, hal ini tak lepas dari upaya pemerintah setempat yang rajin melakukan tes swab kepada warga.
"Pertumbuhan kasus Covid-19 di Kota Pontianak akhir-akhir ini memang meningkat, itu karena Dinkes kota dan provinsi gencar melakukan tes usap yang ditargetkan Gubernur Kalbar, yaitu sebanyak 200 tes usap per minggu bagi setiap kabupaten/kota di Kalbar," sambungnya.
Dengan memperbanyak tes usap, maka secara otomatis kasus Covid-19 akan ditemukan lebih cepat. Termasuk dari beberapa kasus yang ditemukan terkait dengan aktivitas penerbangan.
"Pada beberapa penerbangan berdasarkan hasil pemeriksaan juga masih menemukan kasus positif Covid-19," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sidiq menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Buntut Aksi Bunuh Diri, Kejati Bali Hentikan Kasus TPPU Tri Nugraha
Pasalnya, ada indikasi penyebaran Covid-19 dengan 'sejuta gejala' atau '1001 wajah', tidak khas seperti awal.
"Bahkan ada penderita yang tidak memiliki gejala hingga dengan gejala berat, sehingga kami imbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti tetap menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak aman," ujarnya memungkasi.
Sementara itu, dikutip dari laman dinkes.kalbaprov.go.id, terdapat 645 kasus positif Covid-19 di Kalimantan Barat hingga Kamis (1/9).
Dari jumlah tersebut, 557 pasien telah dinyatakan sembuh, 83 orang masih menjalani isolasi sedangkan lima orang lainnya meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar
-
Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC
-
MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah