SuaraKalbar.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie positif corona sudah membaik. Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memberikan semangat kepadanya.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie positif corona diumumkan langsung oleh Sutarmidji melalui video yang beredar di media sosial pada Kamis (3/9/2020) malam sekitar pukul 23.50 WIB.
"Bu Tjhai Chui Mie, saya sudah ingatkan sebenarnya kepala daerah jangan kendor. Nyatanya mereka-mereka ini tidak kirim Swab lagi karena takut ada kasus di tempat dia," jelas Sutarmidji.
Orang nomor satu di Kalbar ini menyebut zona hijau bukan berarti masuk dalam kategori aman.
Masing masing daerah harus wajib waspada terhadap penyebaran virus Covid-19 ini.
"Hijau tanpa Swab dan rapid test itu semu dan bahaya, ini akibatnya. Harus tetap menjaga, jangan kasi kendor. Mau masyarakat gimana kita tetap tegas," tegasnya.
Diketahui , kondisi kesehatan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dikabarkan baik. Hal ini disampaikannya langsung melalui video resmi yang beredar kembali di media sosial oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Singkawang, Jumat (4/9/2020).
"Inilah kondisi saya saat ini, Saya sudah semakin baik dari kemarin, dan saya sudah menyiapkan madu, telur, dan pisang untuk sarapan pagi saya bersama keluarga,"ucapnya dalam video berdurasi 1.30 menit itu.
Tjhai Chui Mie mengucapkan terimakasih kepada tim petugas kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan terhadap dia dan keluarganya.
Baca Juga: Pilkada 2020, GiriAsa Targetkan 90 Persen Suara di Badung
Dia juga tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya kota Singkawang tetap waspada terhadap penularan virus Corona tersebut.
"Saya ucapkan terima kasih kepada dinas kesehatan dan Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang sudah mengirimkan tim medisnya untuk memeriksakan kepada saya dan keluarga saya," tuturnya.
"Kepada masyarakat kota Singkawang tetap waspada dan tidak perlu takut,jalani protokol kesehatan, saya semalam tak bisa tidur mikir terus dengan corona ini, saya bicara dengan corona agar jangan menyerang masyarakat kota Singkawang cukup saya aja," ujarnya memungkasi.
Sementara itu, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memberikan dukungan dan mendoakan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang saat ini terkonfirmasi Positif COVID-19 agar tetap bersemangat menjalankan roda pemerintahan di kota Singkawang walaupun harus beristirahat sejenak untuk melakukan isolasi diri.
"Saya ikut prihatin mendengar berita ini, karena tugas dan kewajiban bu Wali Kota selama ini terus bekerja dan harus ke lapangan sehingga termasuk kelompok beresiko tertular. Kami doakan agar beliau dan keluarga tetap sehat walau terkonfirmasi, tetap bersemangat walaupun harus beristirahat sejenak untuk memulihkan diri," ungkap Karolin dalam keterangan persnya.
Bupati sekaligus menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini mengapresiasi sikap yang dilakukan Wali kota Singkawang dengan menyampaikan langsung ke publik terhadap dirinya yang positif Covid-19.
Berita Terkait
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran