SuaraKalbar.id - Baru-baru ini warga dihebohkan dengan beredarnya rekaman yang diklaim menampilkan video call sex (VCS) seorang pria dengan perempuan.
Pria dalam video itu diduga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Menurut informasi yang beredar, dua video itu mulanya dibagikan oleh seorang pengguna akun Twitter pada 10 September 2020. Sementara masing-masing video berdurasi 02.20 menit.
Sejak dibagikan video tersebut ramai menjadi tontonan warganet.
Dalam video pertama, menggambarkan seorang laki-laki setengah telanjang tengah berada di ruangan.
Sementara dalam video kedua, laki-laki itu terlihat berbaring. Ia disebut sedang melakukan panggilan video mesum dengan perempuan .
Warganet menduga wajah laki-laki memiliki kemiripan denga anggota DPRD Kabupaten Sambas. Video itupun menjadi buah bibir.
Hingga berita ini disusun, SuaraKalbar.id masih mengonfirmasi terkait kebenaran video tersebut.
Baca Juga: Doyan Modifikasi, Awas 'Karpet Maut' Siap Mengintai Nyawa Pemobil
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan