SuaraKalbar.id - Seorang penumpang pesawat yang dinyatakan positif corona kabur di Pontianak, Kalimantan Barat.
Penumpang tersebut menghilang saat hendak diisolasi hingga membuat Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji geram. Beruntung setelah dilakukan pencarian, pasien itu berhasil ditemukan.
Selengkapnya, berikut 6 fakta penumpang pesawat positif corona kabur di Pontianak seperti yang dihimpun SuaraKalbar.id.
1. Penumpang Citilink
Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Pontianak, Selasa 15 September 2020
Penumpang Citilink positif corona kabur di Pontianak, Kalimantan Barat. Dia adalah warga asal Pekalongan, Jawa Tengah.
Si penumpang itu kabur setelah dinyatakan positif corona. Dia merupakan penumpang maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG 9414 tujuan Jakarta ke Pontianak.
2. Gubernur Kalbar Murka
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji marah-marah akan sanksi maskapai Citilink. Sebab ada penumpang Citilink dari Jakarta ke Pontianak positif corona dan sampai kini kabur.
Baca Juga: Rumah Sakit di Depok Paling Penuh Diisi Pasien Positif Corona
Kini diperkirakan penumpang Citilink positif corona itu berkeliaran di Kota Pontianak.
3. Kronologi Pasien Kabur
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengungkapkan pasien positif corina yang terbang ke Pontianak dengan pesawat Citilink dari Jakarta merupakan kasus baru konfirmasi covid-19 di Kalbar.
Terdapat 19 orang yang di antaranya merupakan penumpang maskapai penerbangan Citiink asal Jakarta.
4. Gubernur Ancam Sebar Foto
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengancam akan menyebar foto penumpang Citilink positif corona yang kabur di Pontianak. Itu akan dilakukan jika si pasien positif corona itu tidak menyerahkan diri.
Sutarmidji marah-marah akan sanksi maskapai Citilink. Sebab ada penumpang Citilink positif corona dari Jakarta ke Pontianak kabur.
5. Sembunyi di Ruko
Penumpang Citilink positif corona kabur di Pontianak, Kalimantan Barat akhirnya ditemukan.
Setelah petugas kesehatan melakukan pencarian, ternyata pasien yang verinisial A itu bersembunyi di dalam ruko, tempat tinggalnya.
6. 16 Pekerja Bangunan Diswab
Seorang pasien positif corona kabur di Pontianak, Kalimantan Barat saat hendak diisolasi. Buntut dari kejadian itu, 16 orang pekerja bangunan menjalani tes swab.
Pasien berinisial A berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah dan merupakan penumpang pesawat Citilink. Ia terbang dari Jakarta pada 16 September 2020 lalu.
Itulah fakta penumpang pesawat positif kabur di Pontianak.
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak dan Sunah-Sunah Berbuka Puasa
-
DPR Desak KY Usut Hakim Pembebas WN China Penambang Emas Ilegal, Ada Dugaan Intervensi?
-
Kopi Saring Sinar Pagi: Sarapan Nikmat, Sentuhan Khas Pontianak di Bandung
-
Chery J6: SUV Listrik Tangguh Siap Taklukkan Jalanan Pontianak
-
Siap Bertarung di Pilkada 2024, Ini Nomor Urut Paslon Wali Kota Pontianak
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025
-
Komitmen Perluas Inklusi Keuangan, 1 Juta AgenBRILink BRI Siap Tangani Transaksi dan Pembayaran