SuaraKalbar.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyiapkan Gedung Diklat Pemkot untuk merawat pasien positif corona. Di sana menjadi tempat isolasi pasien COVID-19.
Gedung Diklat akan disiapkan sebagai antisipasi rumah isolasi Rusunawa tidak mampu menampung dan merawat pasien COVID-19 di kota itu.
"Kalau trennya sudah 70 hingga 80 pasien yang dirawat di Rusunawa tersebut, maka kami sudah harus mencari alternatif tempat lain," kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis (1/10/2020).
Kekinian, Pemkot Pontianak sudah menyediakan Rusunawa yang sebagai rumah isolasi mandiri untuk menangani pasien COVID-19 yang OTG (orang tanpa gejala) atau lainnya.
Sebagai antisipasi, nanti juga akan disiapkan ruang diklat sebagai rumah isolasi.
"Tetapi ruang diklat banyak dimiliki oleh Pemprov Kalbar, sehingga kami akan berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar dalam hal ini," katanya.
Apalagi, menurut dia, saat ini kluster penyebaran COVID di Pontianak sudah berkembang, selain kluster keluarga, perkantoran kini ada kluster bank.
"Saat ini ada sebanyak 13 pasien yang dirawat di rumah isolasi Rusunawa dari kapasitas 120 tempat tidur yang tersedia," ungkapnya.
Tetapi, dalam hal itu, dia berharap pasien yang dirawat tidak terus meningkat. Sehingga tempat yang sudah disiapkan sebelumnya tidak sampai kurang.
Baca Juga: Warga Positif Corona Bekasi Dirawat di The Green Hotel Mulai Hari Ini
Sebelumnya, Kadinkes Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengimbau masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Terhitung 28 September 2020 hingga 11 Oktober 2020 atau selama 14 hari ke depan, Pemerintah Kota Pontianak kembali membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari guna memutus rantai penyebaran COVID-19 di kota itu.
Pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari, yakni maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Misalnya, warung kopi hanya boleh buka hingga pukul 21.00 WIB, begitu juga mal, taman-taman dan lainnya yang ada di Kota Pontianak. (Antara)
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Ibu Menyusui Boleh Berpuasa Atau Tidak? Berikut Penjelasannya
-
50 Tim Melaju ke Semifinal Festival Sahur-Sahur 2026 di Mempawah, Ini Daftar Lengkapnya
-
Dinsaker Bangka Belitung Imbau Perusahaan Percepat Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
Mudik Gratis 2026 di Kalimantan Barat, 33 Bus Siap Layani 12 Rute Perjalanan dari Pontianak
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang