SuaraKalbar.id - (RED) adalah sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang kemanusiaan dengan cara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perhatian khusus pada masalah kesehatan global seperti HIV/AIDS, tuberkulosis, dan malaria. Salah satu bentuk inisiatifnya adalah mengajak merek-merek ikonik dunia untuk menyalurkan bantuan melalui Global Fund. Sejak 2016 hingga tahun ini, Piaggio, produsen Vespa menjadi salah satu rekan kolaborasi. Ujudnya adalah Vespa Primavera RED.
Warna merah secara umum diasosiasikan sebagai lambang keberanian, kekuatan, cinta, dan petualangan. Sejatinya, warna merah juga menandakan sebuah panggilan kepada kita terhadap sebuah masalah yang begitu mendesak.
Vespa yang telah menjalin kemitraan penting dengan (RED) sejak 2016, memperbarui kemitraannya dengan menghadirkan Vespa Primavera RED.
"Saat ini, kemitraan Vespa dan (RED) yang menekankan sebuah pesan bahwa setiap orang mampu membawa dampak positif bagi kehidupan sesama telah memasuki tahun keempat. Vespa berkomitmen terlibat secara aktif dalam pembahasan dan partisipasi langsung untuk memerangi penyakit, khususnya HIV/AIDS," ungkap Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, dalam keterangan tertulisnya seperti diterima Suara.com, jaringan SuaraKalbar.id.
Donasi yang terkumpul dari setiap pembelian produk Vespa Primavera RED akan diteruskan ke Global Fund untuk memerangi AIDS. (RED) akan mengelola donasi dari lebih 110 juta orang, serta menyalurkan kepada kegiatan pencegahan dan pengobatan, layanan konsultasi dan pendampingan dengan negara-negara di mana HIV sering ditularkan dari ibu ke anak.
Untuk produk Vespa Primavera RED sendiri, secara desain dan spesifikasi mewakili evolusi nuansa modern yang menonjolkan keanggunannya. Model ini diperkaya dengan beberapa pembaruan eksklusif untuk semakin meningkatkan estetikanya.
Tampilan baru terlihat pada keseluruhan sasis baja yang kini dicat dengan warna merah penuh karakter, serta secara elegan melapisi body serta bagian velg. Tampilan eye catching ini begitu unik dan langsung mudah dikenali.
Logo Vespa (RED) ikonik warna putih ditempatkan di dekat logo Piaggio Group yang terletak pada bagian atas front tie Primavera, menghiasi tampilan shield depan. Sementara jok dibalut nubuck atau lapis terbalik material kulit, yang diadaptasi dari Vespa 946.
Vespa Primavera RED ini hanya tersedia dalam jumlah terbatas dan dibanderol Rp53.600.000 (on-the-road Jakarta), termasuk garansi tiga tahun.
Dengan memiliki Vespa Primavera RED, otomatis pemiliknya telah ikut serta dalam penggalangan dana (RED).
Tag
Berita Terkait
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Vespa Primavera dan Sprint Kini Gendong Mesin 180 cc, Harga Tidak Berubah
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Piaggio Sambut IEU CEPA, Impor Motor Vespa dari Italia Lebih Murah
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?