Tasmalinda
Kamis, 14 Mei 2026 | 19:41 WIB
Merasa dirugikan saat LCC, SMAN 1 Pontianak justru menolak tanding ulang
Baca 10 detik
  • SMAN 1 Pontianak memutuskan tidak mengikuti lomba ulang LCC 4 Pilar meski sempat viral akibat protes juri.
  • Keputusan resmi tertanggal 14 Mei 2026 tersebut ditegaskan oleh Kepala SMAN 1 Pontianak melalui akun Instagram sekolah.
  • Sekolah tetap menghormati hasil lomba dan mendukung SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat di tingkat nasional.

SuaraKalbar.id - Keputusan SMAN 1 Pontianak usai polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar mengejutkan banyak pihak. Di tengah dukungan besar dari publik setelah video protes terhadap juri viral di media sosial, sekolah ini justru memilih tidak ikut dalam pelaksanaan lomba ulang.

Sikap tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi sekolah, @smansaptk.informasi, dalam pernyataan tertanggal 14 Mei 2026 yang ditandatangani Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati.

Dalam poin keenam pernyataan sikap itu, pihak sekolah menegaskan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan ulang lomba sebagaimana informasi yang sebelumnya disampaikan oleh MPR RI.

“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang,” tulis pihak sekolah.

Keputusan itu langsung memicu perhatian publik. Banyak warganet mengaku salut karena SMAN 1 Pontianak dinilai memilih jalan elegan meski sebelumnya merasa dirugikan dalam ajang tersebut.

Polemik LCC 4 Pilar sempat ramai diperbincangkan secara nasional setelah momen protes salah satu siswi SMAN 1 Pontianak terhadap keputusan juri viral di berbagai platform media sosial.

Dukungan terhadap sekolah tersebut pun mengalir deras. Tidak sedikit publik yang berharap SMAN 1 Pontianak mendapat kesempatan bertanding ulang. Namun pihak sekolah memilih mengambil sikap berbeda.

Dalam poin keempat pernyataannya, SMAN 1 Pontianak menegaskan sejak awal mereka tidak pernah berniat membatalkan hasil lomba. Sekolah hanya ingin memperoleh kejelasan dan klarifikasi terhadap sejumlah poin yang dianggap menjadi persoalan.

Pihak sekolah juga menyatakan tetap menghormati hasil kompetisi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Warga Kalbar Diminta Siaga, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Masih Bisa Terjadi hingga Akhir Pekan

“SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional,” bunyi poin kelima pernyataan sikap.

Sikap tersebut membuat banyak netizen menilai SMAN 1 Pontianak menunjukkan kedewasaan dan sportivitas di tengah situasi yang sedang panas.

Di media sosial, komentar dukungan terus membanjiri unggahan terkait polemik tersebut.

“Ini baru sikap dewasa,” tulis salah satu netizen.

Komentar lain menyebut SMAN 1 Pontianak telah memenangkan simpati masyarakat meski tidak kembali bertanding.

Dalam keterangannya, pihak sekolah juga menegaskan langkah yang mereka lakukan bukan untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.

Load More