- BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang di Kalimantan Barat selama beberapa hari ke depan.
- Fenomena cuaca buruk dijadwalkan terjadi pada tanggal 14, 15, 17, dan 18 Mei 2026 di berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap risiko banjir, pohon tumbang, serta memantau kanal resmi BMKG guna mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem tersebut.
SuaraKalbar.id - Masyarakat di Kalimantan Barat diminta meningkatkan kewaspadaan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Kalbar, bahkan disertai petir dan angin kencang pada waktu-waktu tertentu. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG Kalbar dalam pembaruan prakiraan cuaca terbaru menyebut potensi hujan terjadi pada 14, 15, 17, dan 18 Mei 2026 di sejumlah daerah di Kalimantan Barat.
Sejumlah wilayah seperti Pontianak, Kubu Raya, Sintang, Ketapang, Kapuas Hulu hingga Singkawang disebut masuk dalam area yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan disertai petir.
Kondisi cuaca yang belakangan berubah cepat juga mulai dikeluhkan warga. Tidak sedikit masyarakat mengaku mengalami situasi cuaca panas pada siang hari, namun mendadak hujan deras ketika sore hingga malam.
BMKG mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pengendara motor dan mobil yang melintas saat hujan lebat maupun angin kencang.
Selain potensi hujan ekstrem, BMKG juga mengingatkan adanya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Kalbar pada periode tertentu akibat kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Sementara itu, secara nasional BMKG juga memasukkan Kalimantan Barat sebagai salah satu provinsi yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dalam prakiraan cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.
Masyarakat diminta rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca buruk lebih awal,
Baca Juga: Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
Berita Terkait
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Setelah Heboh Protes Juri LCC Kalbar, Josepha Alexandra Akui Hidupnya Berubah
-
Polemik LCC Kalbar Viral Kini Disorot Dewan Pendidikan, Singgung Marwah dan Keadilan
-
Usai Polemik LCC Kalbar Viral, Beredar Unggahan Soal MC yang Disebut Diputus Kerja
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM