SuaraKalbar.id - Gunung Semeru, Merapi dan Lewotolok meletus dalam tempo waktu yang berdekatan. Sejumlah orang mengaitkan letusan ketiga gunung tersebut berkaitan satu sama lainnya.
Lalu bagaimana menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)?
Gunung Merapi di Jawa Tengah, Gunung Semeru di Jawa Timur, kemudian Gunung Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.
Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani mengatakan tidak ada hubungannya antara letusan Merapi, Semeru dan Gunung Lewotolok tersebut.
"Ketiga gunung tersebut erupsi karen faktor internal gunung api. Masing-masing gunung punya sistem sendiri, tidak berhubungan satu dengan yang lainnya," kata Nia Haerani menjawab cekak saat dihubungi SuaraJatim, kemarin.
Sebelumnya, ketiga gunung berapi aktif di Indonesia tersebut meletus dengan selisih waktu yang berdekatan. Dimulai dari barat, yakni Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Tiga pekan lalu Gunung Merapi juga diberitakan erupsi mengeluarkan asap dan materail. Statusnya pun menjadi Siaga. Beberapa hari kemudian giliran Gunung Semeru yang meletus melontarkan lava sejauh satu kilometer.
Status Gunung Semeru sekarang Siaga. Masyarakat di sekitar gunung juga diminta hati-hati. Bahkan BPBD juga sudah menutup jalur pendakian ke Semeru.
Selang sehari bergeser ke timur. Gunung Lewotolok di Nusa Tenggara Timur meletus menyemburkan material vulkanik. Masyarakat di sekitar Lewotolok juga diminta waspada oleh BPBD setempat.
Baca Juga: Gemuruh Letusan Semeru Bikin Warga Berlarian Mengungsi ke Gunung Sawur
Tag
Berita Terkait
-
Gemuruh Letusan Semeru Bikin Warga Berlarian Mengungsi ke Gunung Sawur
-
Tanggap Darurat Merapi Berakhir, Sleman Tunggu BPPTKG untuk Perpanjangan
-
Konsentrasi Karbon Dioksida Gunung Merapi Meningkat
-
Semeru Meletus Semburkan Lava 1 Km, Tapi Statusnya Masih Waspada
-
Gunung Semeru Meletus, Pendakian Ditutup Total
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran