SuaraKalbar.id - Seorang pekerja bernama Umar Abdul Rohman meminta bantuan supaya bisa pulang ke kampung halamaannya di Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Ini lantaran sang istri, Musiyeh (27) jatuh sakit sehingga membutuhkan perawatan intensif. Keduanya diketahui tinggal di Malaysia untuk bekerja sejak September 2020.
Beruntung permintaan Umar dan istrinya segera dikabulkan. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Malaysia, membantu memulangkan pasangan suami istri tersebut.
Kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno mengatakan Umar dan Musiyeh masuk ke Malaysia secara ilegal.
"Menurut pengakuan, mereka berdua masuk ke Serawak melalui jalur tikus (jalan tidak resmi) September lalu," kata Yonny saat dihubungi dari Pontianak seperti dikutip dari Antara, Rabu (2/12/2020).
Ia menjelaskan, suami istri tersebut datang ke KJRI Kuching untuk meminta bantuan agar bisa pulang kembali ke Indonesia pada 30 November 2020 lalu.
Saat berada di Kantor KJRI Kuching, kondisi kesehatan Musiyeh terlihat menurun.
"Menurut keterangan suaminya, Musiyeh sudah merasakan sakit selama dua minggu ini, namun tidak berani ke klinik karena ketiadaan dokumen perjalanan dan keterbatasan keuangan," kata Yonny.
Petugas KJRI Kuching kemudian memutuskan untuk membawa Musiyeh ke rumah sakit terdekat. Menurut hasil pemeriksaan dia tidak tertular Covid-19, namun membutuhkan transfusi darah dan perawatan intensif.
Baca Juga: Obati Pecandu Rokok, Pemerintah Malaysia Habiskan Hampir Rp 10 Miliar
Sesuai permintaan keluarga, KJRI Kuching membantu pemulangan Musiyeh dan suaminya ke Indonesia.
Mereka dipulangkan melalui PLBN Entikong. Di PLBN Entikong, petugas sudah menyiapkan ambulans untuk membawa Musiyeh ke rumah sakit di Pontianak pada Selasa (1/12).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran