- Umat Islam di Indonesia menyambut Idul Adha 2026 dengan mengumandangkan takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
- Pelaksanaan takbiran dimulai sejak malam 10 Dzulhijjah dan terus dikumandangkan hingga berakhirnya hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah.
- Tradisi takbiran dilakukan untuk menghidupkan syiar Islam, menambah rasa syukur, serta menumbuhkan ketenangan hati bagi seluruh umat Muslim.
SuaraKalbar.id - Malam Idul Adha selalu identik dengan gema takbir yang berkumandang dari masjid, mushola, hingga rumah-rumah warga. Suasana syahdu dan penuh haru membuat malam takbiran menjadi salah satu momen paling dinanti umat Islam.
Menjelang Hari Raya Kurban 2026, banyak masyarakat mulai mencari lafadz takbiran Idul Adha lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya agar bisa dibaca bersama keluarga.
Takbir Idul Adha sendiri merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan syukur atas datangnya hari besar umat Islam.
Lafadz Takbiran Idul Adha Lengkap
Arab:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allahu Akbar walillaahil hamd.
Arti:
Baca Juga: Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”
Di Indonesia, takbiran juga sering dilanjutkan dengan bacaan pujian dan doa tambahan yang dilantunkan secara bersama-sama.
Kapan Takbiran Idul Adha Mulai Dibaca?
Takbir Idul Adha mulai dianjurkan sejak malam 10 Dzulhijjah atau malam Hari Raya Idul Adha. Takbir kemudian terus dikumandangkan hingga hari tasyrik berakhir pada 13 Dzulhijjah.
Karena itu, umat Islam masih dianjurkan membaca takbir meski salat Id telah selesai dilakukan.
Keutamaan Membaca Takbir
Berita Terkait
-
Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
-
Buka Puasa Kubu Raya 5 Maret 2025: Jadwal, Doa, dan Hukum Puasa Ramadan
-
Buka Puasa Jam Berapa di Pontianak? Cek Jadwal & Doa Berbuka di Sini!
-
Tri Natali Urada, Sosok Pembaca Doa Umat Berbahasa Dayak dalam Misa Akbar di GBK Bersama Paus Fransiskus
-
Doa dan Jadwal Azan Magrib untuk Wilayah Sambas Sabtu 23 Maret 2024
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade