SuaraKalbar.id - Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) aktivitas penumpang di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat meningkat meski ditengah pandemi Covid-19.
Kedatangan penumpang di Bandara Supadio untuk akhir tahun ini meningkat 30 persen dibandingkan dari hari biasanya.
Hal itu disampaikan oleh Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak Eri Braliantoro.
"Memasuki Desember 2020 apalagi mendekati Natal ini jumlah penumpang terus meningkat di kisaran 20-30 persen dibandingkan November 2020," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (23/12/2020).
Kendati begitu, kata dia, jumlah penumpang kali ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
"Saat ini, jumlah penumpang hanya mencapai 60 persen (dari kapasitas bandara) saja. Kalau sebelumnya melebihi 80 persen dan bahkan di atas itu. Ini tentu dampak pandemi COVID-19. Masyarakat lebih banyak menahan diri," katanya.
Untuk penerbangan domestik tujuan Pulau Jawa, penumpang harus melengkapi syarat pemeriksaan tes rapid antigen COVID-19. Hal itu sesuai dengan surat edaran Satgas Gugus Tugas Nasional. Sedangkan untuk penerbangan ke luar negeri hingga saat ini masih tutup
"Jadi hasil rapid test (antibodi) itu tidak berlaku lagi karena harus melakukan pemeriksaan antigen. Ini berlaku hingga 8 Januari 2020. Namun untuk lokal rapid test masih bisa," kata dia.
Menurutnya, di Bandara Supadio juga tersedia fasilitas untuk pemeriksaan dengan biaya Rp 200 ribu.
Baca Juga: Peringatan Keras Dikeluarkan buat ASN yang Berlibur Nataru
"Dalam sehari antrian capai 200 orang. Sehingga disarankan penumpang datang lebih awal 2-3 jam ke bandara untuk antre. Pasalnya, antrenya panjang," ungkapnya.
Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan layanan di bandara sehingga masyarakat nyaman dan aman.
"Kita memaksimalkan layanan kepada penumpang apalagi di tengah pandemi ini," katanya.
Ia juga mengajak dan mengingatkan penumpang untuk terus disiplin memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan guna mencegah penularan Covid-19.
"Bersama kita menerapkan protokol kesehatan yang ada," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite