- Hingga 3 Februari 2026, kebakaran lahan di Aceh Barat meluas menjadi 58,7 hektare akibat munculnya titik api baru.
- BPBD Aceh Barat terus melakukan penanganan dengan pemadaman dan penyekatan di wilayah terdampak kebakaran lahan tersebut.
- Kendala pemadaman meliputi intensitas angin kencang dan terbatasnya ketersediaan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.
SuaraKalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, kembali menunjukkan tren mengkhawatirkan. Hingga Selasa, 3 Februari 2026, luas lahan yang terbakar bertambah menjadi 58,7 hektare, meningkat dari sebelumnya 57,7 hektare.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald, menyampaikan bahwa penanganan kebakaran lahan terus dilakukan guna mencegah perluasan titik api.
“Penanganan terus dilakukan dengan penyekatan dan pemadaman di wilayah terdampak,” kata Ronald, melansir Antara, Rabu, 4 Januari 2026.
Bertambahnya luas kebakaran lahan disebabkan oleh munculnya titik api baru di Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat, dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai sekitar satu hektare.
Luas lahan yang saat ini sudah terbakar berada di antaranya di Kecamatan Johan Johan Pahlawan, luas lahan terbakar meliputi Desa Suak Raya seluas 10,5 hektare, Desa Lapang (Dusun Ujong Beurasok) seluas 9,5 hektare, dan Desa Suak Nie seluas 10 hektare.
Kemudian di Kecamatan Meureubo kebakaran terjadi di Desa Alue Peunyareng seluas satu hektare, Desa Ujong Tanoh darat I seluas 0,5 hektare, dan Desa Ujong Tanoh darat II seluas 0,5 hektare, serta Desa Ranto Panyang Timur seluas dua hektare.
Kebakaran lahan juga terjadi di Kecamatan Bubon meliputi Desa Peulanteu seluas 6,2 hektare, Desa Blang Luah seluas 4 hektare, kemudian di Desa Aron Baroh Kecamatan Woyla seluas 0,5 hektare, dan Desa Blang Cot Rubek, Kecamatan Woyla Barat seluas 1,5 hektare.
Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat seluas 11,5 hektare.
Selain itu BPBD Aceh Barat hingga Selasa sore juga melakukan upaya pemadaman api di sejumlah lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Barat, seluas 41,4 hektare.
Luas lahan yang sudah berhasil dilakukan pemadaman api antara lain di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Suak Raya seluas 9,5 hektare, Desa Lapang (Ujung Beurasok) seluas 8,5 hektare, Desa Suak Nie seluas 9 hektare, serta Desa Aron Baroh Kecamatan Woyla Seluas 0,5 hektare.
Di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat luas kebakaran lahan yang saat ini sudah selesai sepenuhnya ditangani diantaranya di Desa Alue Peunyareng seluas satu hektare, Desa Ujong Tanoh Darat (lokasi 1) seluas 0,5 hektare dan lokasi dua seluas 0,5 hektare.
Kemudian di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat luas kebakaran hutan dan lahan yang sudah berhasil ditangani seluas 3,9 hektere, serta di Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, luas lahan yang sudah berhasil dilakukan upaya pemadaman seluas 8,5 hektare.
Kencangnya angin di lokasi kebakaran menyebabkan upaya pemadaman menjadi terkendala, dan minimnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran juga menjadi tantangan petugas dalam melakukan upaya pemadaman api di setiap lokasi kebakaran.
Berita Terkait
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara