SuaraKalbar.id - Sebanyak 18.360 vial vaksin Covid-19 sudah tiba di Kalimantan Barat (Kalbar) dan siap dibagikan dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson di Bandara Supadio menuturkan vaksin tersebut tiba di Bandara Supadiao sekitar pukul 09.30 WIB.
Vaksin Covid-19 tersebut lantas dibawa ke Kantor Dinas Kesehatan.
"Alhamdulillah, hari ini kita telah menerima vaksin Sinovac dari Kementerian Kesehatan dan kita dikawal bersama pihak Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura," kata Harisson di Bandara Supadio, Selasa (5/1/2020).
Selanjutnya vaksin Covid-19 akan dibagikan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
"Untuk vaksin ini perlu rantai dingin agar khasiat dan fungsinya bisa terjaga dengan baik. Intinya semua sudah kita persiapkan, termasuk untuk jalur distribusinya," katanya mengenai teknis pemindahan, penyimpanan, dan distribusi vaksin.
Harisson menjelaskan vaksin Covid-19 tahap awal akan diberikan kepada 26.551 tenaga kesehatan. Adapun pemberian vaksin dijadwalkan berlangsung mulai 14 Januari sampai April 2021.
"Per 1 Januari 2021, jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kalbar sebanyak 26.651 orang. Jadi, para tenaga kesehatan ini yang akan mendapatkan vaksinasi pertama," katanya.
"Baik tenaga kesehatan dengan status pegawai negeri maupun yang swasta, yang honorer atau yang kontrak, semua didaftarkan untuk program vaksinasi ini," tandasnya. (Antara)
Baca Juga: 1,2 Juta Vaksin Sinovac Sudah Dikirim ke Seluruh Indonesia, Ini Daftarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama