SuaraKalbar.id - Sampai 3 hari setelah Sriwijaya Air jatuh, ada cerita 3 orang lolos dari maut Sriwijaya Air jatuh. Mereka urung berangkat Sriwijaya Air yang berakhir tragis jatuh di kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2020) lalu.
Kisah pertama dari Ananda Lestari. Ananda Lestari tidak ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ182 Jakarta-Pontianak.
Penerbangan Ananda Lestari Jakarta-Makassar. Ananda Lestari merupakan warga Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ananda Lestari bersyukur.
Pesawat Sriwijaya Air SJ182, jatuh di sekitar Kepulauan Seribu Jakarta, Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak. Pesawat dengan pilot Capt Afwan tersebut masih diselidiki penyebabnya bisa jatuh.
Di balik tragedi ini menyisakan cerita bagi kita salah satu Pramugari Sriwijaya Air yakni Ananda Lestari.
Keluarga Pramugari Ananda Lestari, Nurpiana, menceritakan bagaimana Ananda bisa terhindar dan selamat dari maut.
Lalu, Agustiawan. Mahasiswa Jogja lolos dari maut Sriwijaya Air jatuh akibat perintah ibu. Ibu Agustiawan perintahkannya tetap tidak pulang dan disuruh ikut ujian.
Agustiawan adalah mahasiswa Yogyakarta asal Singkawang, Kalimantan Barat. Agustiawan sejatinya akan terbang ke Pontianak naik pesawat Sriwijaya Air SJ182 dari Jakarta, Sabtu sore (9/1/2021).
Dirinya berencana pulang untuk menjenguk ibunya yang sakit. Berkat dilarang ibunya, mahasiswa Jogja ini batal naik pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) petang.
Baca Juga: Pemprov Lampung Jamin Keluarga Korban Sriwijaya Air Dapat Santunan
Tapi rencana tersebut dibatalkan usai Agustiawan dihubungi ibundanya. Sang ibu melarang Agustiawan pulang ke Pontianak.
Agustiawan, pria asal Kota Singkawang batal naik pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Sabtu petang 9 Januari 2021.
Mahasiswa Jogja selamat dari tragedi Sriwijaya Air yang jatuh ini karena dicegah ibu untuk pulang. Sang ibu memintanya untuk tetap di Jogja demi fokus menghadapi ujian.
Saat itu Agustiawan hendak pulang ke Pontianak untuk menjenguk ibunya yang sakit.
Agustiawan mengatakan bahwa ia berencana dari Jogja ke Jakarta lalu berangkat ke Kalimantan Barat, tetapi harus ia batalkan.
Jika Agustiawan tidak dicegah ibunya, maka ia berangkat ke Kalimantan Barat pada tanggal 9 Januari 2021 sore naik pesawat Sriwijaya Air.
Berita Terkait
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
-
Blak-blakan Karen Agustiawan: Didekati 2 Tokoh di Hotel, 'Perhatikan' Proyek Riza Chalid
-
Sidang Kasus Tangki Merak: Karen Agustiawan Ungkap Tekanan dan Beban Tak Adil untuk Pertamina
-
Karen Agustiawan Sebut Pemerintah Lempar Tanggung Jawab ke Pertamina soal Sewa Tangki BBM
-
Kewenangan Dicabut, Eks Dirut Pertamina Klaim Tak Tahu Soal Penyewaan Tangki BBM PT OPM
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Saat Anggaran Diminta Hemat, Pejabat Kalbar Mau Retreat ke Luar Daerah: Apa Urgensinya?
-
Akses Vital Putus! Feri Bardan - Siantan Tutup, Warga Pontianak Harus Putar Jauh?