SuaraKalbar.id - Viral di media sosial, video pria menangis sambil memasak. Dia adalah seorang penjual nasi yang mengalami nasib memilukan karena tiba-tiba pesanan dibatalkan oleh konsumen.
Padahal dia sudah menyiapkan 60 porsi nasi kotak. Penjual nasi itupun hanya bisa meratapi nasibnya, dia memasak sambil menangis.
Beruntung, usai kisahnya viral penjual nasi kini malah ketibanan rezeki nomplok. Dia kini mendapat pesanan lebih banyak.
Salah seorang pengusaha memesan 3000 porsi nasi kotak untuk dibagi-bagikan kepada yang membutuhkan.
Akun Instagram @putrasiregarr17 mengunggah video saat si penjual nasi itu menangis karena pesanan yang dibatalkan.
Dalam kolom keterangan unggahannya, ia menyebut akan membeli 3000 porsi nasi kotak dan memberi hadiah pada penjual tersebut atas kerja kerasnya.
"Halo itoku anak Medan, Hubungi papi yah. Papi mau pesan 3 ribu nasi kotak dan mau kasih hadiah buat suamimu yang berjuang mencari Nafkah," tulis akun tersebut.
Di video lainnya, tampak beberapa karyawan dari pengusaha Putra Siregar mendatangi penjual nasi tersebut. Mereka datang untuk meyakinkan si penjual nasi bahwa Putra Siregar benar-benar akan membeli 3000 porsi nasi kotak.
"Alhamdulillah @psteamindonesia menempuh jarak lumayan untuk bisa kerumahnya. Banyak kisah haru yang mestinya memang kita dengarkan," ujar Putra Siregar.
Baca Juga: Ibu-ibu Nyungsep Rebutan Uang Sawer, Netizen: Mau Ngakak Tapi Takut Dosa
Diterangkan penjual nasi yang juga bermarga Siregar itu tampak sangat bahagia saat tahu ada pemesan yang memborong nasi kotak. Saking bahagianya, ia bahkan tampak seperti mau menangis.
"Dia sempat kaget , mau nangis dan terharu sampai gemeteran karena nggak menyangka kita akan datang untuk memesan dalam jumlah yang banyak dan akan memberikannya hadiah . Selama ini beliau tulus memasak baik untuk jualannya maupun untuk dibagikannya," tulis Putra Siregar.
Putra Siregar juga mengaku kaget saat mengetahui bahwa penjual nasi kotak itu juga bermarga Siregar. Ia menyebut pertemuannya dengan penjual nasi itu berasal dari doa-doa anak jalanan yang sering diberi makan.
"Kaget juga bisa kebetulan banget beliau marga SIREGAR bahkan dia dipanggil Gar, gar, Regar. Nggak tahu ini kebetulan atau gimana yang jelas Allah pertemukan mungkin dari doa anak-anak di jalan yang selalu dia beri makan," lanjut Putra Siregar.
Disebutkan juga bahwa pria penjual nasi itu masih lajang. Ia sengaja merantau ke kota Medan dari kampungnya di Sibolga untuk mencari nafkah dan menghidupi adik-adiknya.
"Siregar ini ternyata masih lajang , dia merantau ke kota Medan dari Sibolga (Pak-pak) demi mengais rezeki untuk bisa menghidupi adik-adiknya di kampung halamannya," tulis Putra Siregar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!
-
Agar Akses Berbagai Layanan di Koperasi Desa Makin Mudah, BRI Hadirkan BRILink Agen