SuaraKalbar.id - Kepala BKSDA Kalimantan Barat Sadtata Noor Adirahmanta menyatakan, petugas tim gabungan dalam upaya mengamankan dua ekor harimau yang sempat lepas dari Kebun Binatang Sinka Zoo Singkawang, Jumat (5/2/2021) selama 36 jam tidak tidur dalam menjalankan tugasnya.
"Kita sangat bersyukur karena penangkapan dua ekor harimau adalah merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa, namun dapat diselesaikan bersama-sama," katanya saat memberikan keterangan pers di Pontianak, Sabtu (6/2/2021) malam.
Tidak lupa dia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang ikut membantu dalam upaya penangkapan dua ekor harimau tersebut.
"Karena atas semua kerja kerasnya, kesabarannya dan soliditasnya menandakan ini sebuah sinergi antarpihak yang luar biasa. Bahkan 36 jam para petugas ini tidak tidur," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Menurut dia, dalam upaya penangkapan semacam itu memang memerlukan kesabaran yang luar biasa.
Terkait dengan salah satu harimau yang sudah mati karena tertembak dengan peluru tajam, pihaknya akan berkonsultasi dengan tim medis terkait bagaimana penanganannya.
"Hal itu terjadi karena dinilai sudah mengancam keselamatan personel di lapangan," katanya.
Sedangkan harimau yang ditembak dengan senjata bius, nanti akan dilihat perkembangannya. Apabila sudah sadar barulah bisa dilakukan penanganannya seperti apa.
"Saya rasa sekarang kondisinya sudah aman di dalam kandang," katanya.
Baca Juga: Tewaskan Satu Orang, Dua Harimau Lepas dari Sinka Zoo Akhirnya Tertangkap
Terkait dengan kejadian itu pula, BKSDA Provinsi Kalbar akan melakukan evaluasi dengan meminta keterangan pihak-pihak terkait bagaimana hal itu bisa terjadi, apa-apa saja yang masih menjadi kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki dan sebagainya, demikian Sadtata Noor Adirahmanta.
Berita Terkait
-
Tewaskan Satu Orang, Dua Harimau Lepas dari Sinka Zoo Akhirnya Tertangkap
-
Dua Harimau di Singka Zoo Singkawang Lepas, Seorang Pawang Tewas
-
Ngeri! Dua Harimau Sinka Zoo Singkawang Lepas, Pawang Diserang hingga Tewas
-
Sembuh, Anak Harimau 'Danau Putra' Dilepasliarkan ke TNGL
-
Harimau Galunggung Kejar Motor dengan Knalpot Bising di Tasikmalaya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap