SuaraKalbar.id - Hari ini Jumat (12/2/2021), warga Tionghoa merayakan Imlek. Setiap perayaan Imlek identik dengan turunnya hujan.
Mitos yang beredar, hujan turun saat Imlek adalah pertanda berkah dan keberuntungan.
Sebagian warga Tionghoa meyakini mitos tersebut. Namun ada pula yang justru mengartikan lain.
Ada yang khawatir hujan bisa menggagalkan serangkaian acara Imlek, bahkan memicu bencana banjir.
Kendati begitu, sampai sekarang mitos hujan saat Imlek membawa keberuntungan meninggalkan beragam spekulasi.
Dikutip SuaraKalbar.id dari berbagai sumber, ada yang menganggap turunnya hujan saat Imlek karena memang bertepatan pada bulan Januari hingga Februari.
Di bulan-bulan tersebut, hujan dengan beragam intensitas melanda sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini terjadi hampir setiap tahunnya, sehingga saat Imlek dipastikan hujan akan turun.
Sementara itu kalau menilik sejarahnya, hari raya Imlek dijadikan momen bersyukur masyarakat China dengan datangnya musim semi. Hasil panen akan melimpah ketika musim semi datang.
Maka dari itu mereka percayaa, dengan hujan yang turun jelang musim semi akan membawa kebahagiaan dan keberuntungan ke depan. Kepercayaan ini pun menyebar luas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Minta Perayaan Imlek di Rumah, Wali Kota Solo Ungkapkan Alasan Ini
Memperkuat mitos tersebut, para ahli Fengshui juga mengatakan hujan merupakan simbol keberuntungan bagi kehidupan masyarakat Tionghoa. Berkah turun dari langit karena Dewi Kwam Im sedang menyiram bunga Mei Hua.
Intensitas curah hujan pun dijadikan tolak ukur keberuntungan seseorang. Semakin deras curah hujan, semakin banyak rezeki yang akan didapat, begitu pula sebaliknya.
Terlepas dari semuanya, mitos soal hujan saat Imlek membawa keberuntungan tergantung pada sudut pandang masing-masing orang.
Ada kalanya di sejumlah daerah, saat Imlek tidak turun hujan dan tak mempengaruhi keberuntungan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!