SuaraKalbar.id - Belum lama ini, beredar sebuah video yang menampilkan dua orang emak-emak digiring petugas keamanan lantaran tertangkap basah melakukan aksi pencurian di supermarket.
Video itu viral dan menjadi omongan di kalangan warga. Kedua emak-emak nekat mencuri celana dalam atau CD di supermarket.
Terlihat dari video berdurasi 6 menit yang beredar, keduanya tak berkutik diamankan di kantor pusat sebuah supermarket.
Setelah diamankan, salah seorang emak-emak menolak direkam karena takut ketahuan anaknua.
“Jangan direkam nanti anak saya tahu,” kata dia.
Pun saat diperiksa, ternyata benar keduanya menyembunyikan sesuatu di balik pakaian yang dikenakan. Saat diminta untuk mengeluarkannya ada sejumlah pakaian dalam.
Malahan seorang di antara mereka juga menyembunyikan makanan di dalam tas yang juga diduga hasil ngutil.
Saat digeledah, dari dalam tas emak-emak didapati identitas diri berupa SIM C. Sementara salah satu wanita lainnya, sedang menghubungi seseorang lewat handphone minta dijemput.
Berdasarkan penelusuran Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), penangkapan ini bermula dari kecurigaan pegawai supermarket yang mengawasi CCTV di ruang lantai 2.
Baca Juga: Pencurian Motor Buat Warga Rahmadsyah Resah, Dalam Sebulan 6 Kali Terjadi
Dia lantas melapor ke security dan petugas pun langsung menggiring ke dua pelaku ke kantor.
“Pelaku memasukkan celana dalam ke balik baju dan juga beberapa coklat batangan,” tutur pegawai supermarket Ahmad Yani kepada, Kamis (11/2/2021) siang.
Usut punya usut peristiwa itu terjadi di upermarket Giant Extra yang berada di Km 7, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar pada Selasa (8/2/2021) lalu.
Kasus pencurian ini akhirnya tak berbuntut panjang, lantaran kedua pelaku mau mengganti rugi total biaya barang yang dicurinya.
"Pelaku sudah membayar semua barang yang dicurinya, barang curiannya di bawah dua juta,” tutur Ahmad Yani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah