Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Senin, 01 Maret 2021 | 13:38 WIB
Tongkang bermuatan batu bara tak bisa berlayar di Sungai Barito. (Antara/HO-UPTD Dermaga Muara Teweh)

Kendati angkutan kapal dan tongkang bertonase besar tidak bisa berlayar, sejumlah kapal barang dan angkutan penumpang yang tonasenya sedang untuk sementara tidak mengalami kendala.

Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Barito Utara Sunardi mengakui saat ini Sungai Barito surut, meski masih musim hujan.

"Saat ini masih memasuki musim penghujan, namun tingkat curah hujan di daerah ini pada Februari hanya 147 milimeter (16 hari hujan) atau di bawah normal dari rata-rata bulan yang sama sebanyak 240-325 mm," ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Tertabrak Kapal Tongkang, Jembatan di Kutai Kartanegara Retak

Load More