SuaraKalbar.id - Bagi umat Islam, menunaikan ibadah haji adalah impian terbesar dalam hidup.
Tak terkecuali bagi para petani sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) yang bekerja keras setiap hari mengelola kebun dan hasil panen.
Meskipun penghasilan dari sawit tidak selalu stabil karena fluktuasi harga TBS (tandan buah segar), bukan berarti mustahil untuk menabung dan berangkat haji.
Dengan strategi keuangan yang tepat, para petani sawit Kalbar dapat mempersiapkan dana haji dalam waktu yang realistis.
Artikel ini membahas tips menabung haji bagi petani sawit Kalbar, lengkap dengan strategi praktis dan mudah diterapkan untuk memaksimalkan pendapatan dari kebun sawit sebagai bekal menunaikan ibadah haji.
1. Hitung Penghasilan Tahunan dari Kebun Sawit
Langkah pertama adalah mengetahui berapa potensi penghasilan dari kebun sawit Anda setiap tahun.
Misalnya, jika Anda memiliki 150 pohon sawit produktif dan rata-rata hasil panen bulanan adalah 1 ton, maka tinggal dikalikan dengan harga jual TBS saat ini.
Sebagai contoh, jika harga TBS Rp 1.700 per kg, maka dalam sebulan bisa didapat Rp 1.700.000 per ton.
Dalam setahun (12 bulan), Anda bisa menghasilkan lebih dari Rp 20 juta hanya dari 1 ton per bulan.
Baca Juga: Tips Menabung Haji 5 Tahun Langsung Berangkat ke Tanah Suci
Jika hasil kebun lebih dari itu, potensi tabungan haji semakin besar.
2. Sisihkan Minimal 10–20 Persen dari Hasil Panen
Cara menabung haji petani Kalbar yang paling efektif adalah dengan menyisihkan sebagian hasil panen secara rutin.
Buat komitmen pribadi untuk menyisihkan minimal 10–20 persen dari setiap hasil panen sawit ke dalam tabungan khusus haji.
Jika penghasilan per bulan mencapai Rp 3 juta, sisihkan Rp 300.000 hingga Rp 600.000 ke dalam tabungan haji.
Dengan konsistensi ini, dalam 5 tahun Anda bisa mengumpulkan dana hingga Rp 36 juta tanpa perlu bergantung pada sumber penghasilan lain.
3. Buka Rekening Tabungan Haji di Bank Syariah
Saat ini, banyak bank syariah di Kalimantan Barat yang menyediakan produk tabungan haji petani sawit.
Berita Terkait
-
Tips Menabung Haji 5 Tahun Langsung Berangkat ke Tanah Suci
-
Kalbar Akan Bentuk 2.038 Koperasi Merah Putih, Ini Syarat Untuk Jadi Anggota dan Raih Manfaatnya!
-
Kalbar Gebrak Pasar Malaysia! Siap Ekspor 1.000 Ton Beras Premium Tahun Ini
-
Lebih dari Sekadar Ibadah, Begini Masyarakat Kalbar Rayakan Keberkahan Haji dengan Tradisi Lokal
-
Sebanyak 621 Calon Haji Pontianak Dibekali! Ini Tips Ampuh Haji Lancar dan Mabrur
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade