SuaraKalbar.id - Kebakaran lahan marak terjadi di Kalimantan Barat akhir-akhir ini. Polisi masih memburu pembakar lahan di Antibar, Mempawah.
Tiga pelaku sudah ditangkap. Pembakar lahan diamankan dari tiga tempat yang berbeda dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah.
"Kita tidak main-main terhadap upaya pembakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah," ujarnya seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id -- jaringan Suara.com, Rabu (3/3/2021).
Fauzan merincikan tiga orang tersangka masing-masing berinisial T warga Kecamatan Sungai Pinyuh, tersangka berinsiial S, warga Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah TImur, dan tersangka M, warga Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh.
“Atas penetapan ketiganya sebagai tersangka tindak pidana karhutla, maka kini telah kita lakukan penahanan," sambungnya.
Fauzan mengungkapkan, Satuan Reskrim Polres Mempawah masih membidik pelaku pembakaran lahan gambut di Dusun Moton, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur.
“Identitas pelaku pembakaran lahan gambut di Moton Desa Antibar telah kita kantongi. Jika telah terkumpul bukti yang cukup, yang bersangkutan akan langsung kita jemput,” beber Fauzan.
Ia menyebut dari sekian banyak kebakaran lahan Mempawah, kejadian di Moton Desa Antibar yang paling parah dan paling sulit dipadamkan.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Gambut Meranti Sempat Meluas Hingga ke Desa Sonde
“Tidak saja areal yang terbakar sangat luas, tapi kontur lahan gambut dan sulitnya mencari sumber air, membuat kami bersama personel TNI, harus bekerja keras hingga malam hari untuk melakukan pemadaman dan pendinginan,” ungkapnya.
Tindakan tegas memproses hukum pelaku pembakaran lahan ini diambil setelah upaya preventif POLRI dan TNI tidak diindahkan oknum masyarakat atau petani.
"Namun karena upaya preventif dan imbauan diabaikan, kita harus mengambil tindakan tegas. Siapapun yang kedapatan membakar hutan dan lahan, terutama lahan gambut, akan kita tangkap," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta