- Sebagian badan jalan di Desa Angan Tembawang, Ngabang amblas akibat banjir dan cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.
- Polsek Ngabang memasang tanda peringatan dan mengimbau pengendara agar lebih waspada saat melintasi jalur yang menyempit tersebut.
- Kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan guna memulihkan akses aktivitas masyarakat setempat.
SuaraKalbar.id - Warga yang melintas di Desa Angan Tembawang, Kabupaten Ngabang, Kalbar diminta lebih berhati-hati setelah sebagian badan jalan dilaporkan amblas akibat banjir dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Kerusakan jalan itu kini menjadi perhatian karena jalur tersebut masih digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, termasuk kendaraan pengangkut hasil kebun dan akses antardesa.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Selain memantau kondisi jalan, petugas juga memasang tanda peringatan di sekitar titik amblas guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi jalan amblas tersebut, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar AKP Zuanda.
Warga sekitar menyebut kondisi jalan mulai mengalami kerusakan setelah hujan deras menyebabkan debit air meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Awalnya hanya terlihat retakan kecil di bagian tepi jalan. Namun kondisi tanah yang labil membuat sebagian badan jalan perlahan turun dan amblas.
Pengendara roda dua maupun roda empat kini diminta memperlambat laju kendaraan ketika melintas karena jalur menjadi lebih sempit dibanding sebelumnya.
Apalagi pada malam hari, kondisi minim penerangan membuat titik jalan rusak cukup berisiko jika pengendara tidak waspada. Kapolsek Ngabang menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan jalan dapat segera dilakukan.
Baca Juga: Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
Menurutnya, percepatan perbaikan penting agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait supaya penanganan bisa segera dilakukan sehingga aktivitas warga tetap berjalan aman,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam lain di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi belakangan ini.
Warga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan kondisi jalan, jembatan, atau lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Sejumlah warga mengaku kini lebih berhati-hati ketika melewati jalur tersebut, terutama saat hujan turun deras.
Mereka khawatir kerusakan jalan bisa bertambah parah jika curah hujan tinggi terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Karena itu, tanda peringatan yang dipasang polisi di lokasi diharapkan dapat membantu pengendara lebih waspada sebelum melintas di area jalan amblas.
Berita Terkait
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Dari Upah Layak hingga Outsourcing, Ini 10 Tuntutan Buruh Kalbar di May Day
-
Siswa Sekolah Swasta di Kalbar Kini Bisa Dapat Beasiswa, Lebih dari 113 Ribu Sudah Terbantu
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM