Tahun ini merupakan tahun kedua predikat Kota Paling Toleran itu menempel di Singkawang. Tentunya, ada resep khusus membuat prestasi ini bertahan. Menurut Tjhai Chui Mie, kuncinya hanya satu, yakni komunikasi.
"Saat ini Kota Singkawang menjadi tertoleran yang kedua kalinya. Banyak yang sudah berkujung atau study banding ke sini. Kita mengaktifkan FKUB dan tokoh agama dan masyarakat. Kita ada Coffee Morning bisa membahas apa yang menjadi permasalahan, sebelum membesar," ujarnya.
Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu jika tidak ada kegiatan, Tjhai Chui Mie bersama forkompinda langsung turun ke lapangan menggunakan sepeda. Ia bertemu langsung dengan masyarakat.
"Sehingga uneg-uneg bisa kita dapatkan, lalu apapun permasalahan bisa kita pecahkan sebelum membesar. Memang tidak gampang dalam mempertahankannya. Upaya untuk memecahbelah, pasti ada. Tetapi kita juga memastikan adanya keterlibatan semua suku dan agama dalam berbagai hal," tuturnya.
Kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Singkawang pun disampaikan bahwa toleransi itu penting jika ingin maju. Karena dengan toleransi, daerah akan maju dan tidak ketinggalan.
"Dengan maju maka anak kita tidak perlu merantau jauh. Anak-anak bisa kembali ke Kota Singkawang untuk menyumbangkan idenya untuk membangun Kota Singkawang. Selama ini anak yang sudah kuliah tidak kembali ke Kota Singkawang karena tidak ada wadahnya," terang dia.
Ia mengajak anak muda untuk bisa kembali dan membangun Kota Singkawang. Mereka yang merantau dan belajar dimana pun ilmunya bisa untuk Kota Singkawang.
"Maka dari itu hal utama yang harus dilakukan orang tua harus menjaga toleransi agar anak kita bisa kembali dan bisa berkumpul dengan keluarga," pesannya.
Atas pencapaian ini, Tjhai Chui Mie juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang terutama FKUB, TNI Polri, tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat dan budaya di Kota Singkawang yang sudah bekerja keras sehingga bisa mempertahankan predikat kota paling toleran.
Baca Juga: Singkawang Termasuk Kota Paling Toleran, Ini Kata Wali Kota Tjhai Chui Mie
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen