Husna Rahmayunita
Rabu, 03 Maret 2021 | 19:46 WIB
Kelenteng tua yang berdekatan dengan masjid, lambangkan keharmonisan Kota Singkawang, Kalbar . (Suara.com/Ocsya Ade CP)

Tahun ini merupakan tahun kedua predikat Kota Paling Toleran itu menempel di Singkawang. Tentunya, ada resep khusus membuat prestasi ini bertahan. Menurut Tjhai Chui Mie, kuncinya hanya satu, yakni komunikasi.

"Saat ini Kota Singkawang menjadi tertoleran yang kedua kalinya. Banyak yang sudah berkujung atau study banding ke sini. Kita mengaktifkan FKUB dan tokoh agama dan masyarakat. Kita ada Coffee Morning bisa membahas apa yang menjadi permasalahan, sebelum membesar," ujarnya.

Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu jika tidak ada kegiatan, Tjhai Chui Mie bersama forkompinda langsung turun ke lapangan menggunakan sepeda. Ia bertemu langsung dengan masyarakat.

"Sehingga uneg-uneg bisa kita dapatkan, lalu apapun permasalahan bisa kita pecahkan sebelum membesar. Memang tidak gampang dalam mempertahankannya. Upaya untuk memecahbelah, pasti ada. Tetapi kita juga memastikan adanya keterlibatan semua suku dan agama dalam berbagai hal," tuturnya.

Kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Singkawang pun disampaikan bahwa toleransi itu penting jika ingin maju. Karena dengan toleransi, daerah akan maju dan tidak ketinggalan.

"Dengan maju maka anak kita tidak perlu merantau jauh. Anak-anak bisa kembali ke Kota Singkawang untuk menyumbangkan idenya untuk membangun Kota Singkawang. Selama ini anak yang sudah kuliah tidak kembali ke Kota Singkawang karena tidak ada wadahnya," terang dia.

Ia mengajak anak muda untuk bisa kembali dan membangun Kota Singkawang. Mereka yang merantau dan belajar dimana pun ilmunya bisa untuk Kota Singkawang.

"Maka dari itu hal utama yang harus dilakukan orang tua harus menjaga toleransi agar anak kita bisa kembali dan bisa berkumpul dengan keluarga," pesannya.

Atas pencapaian ini, Tjhai Chui Mie juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang terutama FKUB, TNI Polri, tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat dan budaya di Kota Singkawang yang sudah bekerja keras sehingga bisa mempertahankan predikat kota paling toleran.

Baca Juga: Singkawang Termasuk Kota Paling Toleran, Ini Kata Wali Kota Tjhai Chui Mie

Kontributor : Ocsya Ade CP

Load More