SuaraKalbar.id - Pembangunan ruas jalan nasional di daerah perbatasan RI-Malaysia mulai dilaksanakan dan ditarget rampung selama dua tahun.
Dalam hal ini proyek yang dimaksud yakni pembangunan jalan Badau - Empanang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Jalan tersebut dibangun dengan panjang 33,6 kilometer dan lebar enam meter. Adapun anggarannya senilai Rp 191 miliar yang bersumber dari APBN.
"Untuk saat ini pekerjaan baru cleaning dan timbunan, kalau untuk masa pekerjaannya selama dua tahun," kata perwakilan PT Adhi Karya pelaksana pembangunan jalan Badau-Empanang Rahman kepada Antara, Minggu (14/1/2021).
Sementara itu, Pelaksanaan tugas Camat Badau Edi Suharta mengharapkan agar pembangunan jalan Badau- Empanang dapat dilaksanakan sesuai rencana awal yaitu dengan standar kualitas terbaik.
" Masyarakat perbatasan tentu sangat berharap pekerjaan jalan itu mengutamakan kualitas, apalagi salah perusahaan pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut dari BUMN, tentu bisa bekerja secara profesional," kata Suharta.
Suharta menilai dengan dibangunnya jalan Badau-Empanang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat perbatasan.
" Yang jelas daerah perbatasan tidak tertinggal dan mampu sejajar dengan daerah lainnya yang maju, sehingga selogan NKRI harga mati di beranda depan tetap menjadi semangat masyarakat perbatasan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei