SuaraKalbar.id - Seekor buaya berukuran 2.5 meter yang dipelihara warga Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dievakuasi.
Buaya itu sudah sekitar 11 tahun dipelihara dan akhirnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat.
Petugas Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang mengevakuasi buaya milik warga di Desa Goa Boma, Kecamatan Monterad tersebut belum lama ini.
"Buaya yang dievakuasi pada Rabu (17/3) kemarin adalah satwa jenis buaya muara," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang Suparto seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/3/2021).
Buaya yang dipelihara oleh pemiliknya sejak tahun 2010 itu kini dititipkan di Lembaga Konservasi Sinka Island Park Singkawang.
Menurut keterangan dari warga yang merawatnya, buaya bernama Tesen tersebut dibeli oleh ayahnya dari seorang warga di Kabupaten Mempawah saat masih anakan.
Namun lantaran sang ayah meninggal dunia, buaya itu lantas diserahkan ke balai konservasi.
"Ayah dari pemilik yang merawat Tesen telah meninggal dunia, sehingga keluarga berinisiatif untuk menyerahkan satwa ini ke BKSDA Kalbar," kata Suparto.
Ia mengatakan, tim Wild Rescue Unit (WRU) membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi Tesen, buaya jantan sepanjang 2,5 meter yang beratnya sekitar 80 kg.
Baca Juga: Tragis, Jasad Anak 8 Tahun di Kutai Timur Ditemukan Tewas Dalam Perut Buaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah